Sukses

Penanganan Diabetes

28 May 2017, 19:40 WIB
Pria, 22 tahun.

dok mau tanya saya kan terkena diabetes militus apakah setelah gula darah kembali normal kita terbebas dari diabetes tersebut, dan saya terkena disfungsi ereksi apakah bila kadar gula kembali normal ereksi juga kembali normal dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun untuk diabetes, tidak dikenal istilah sembuh. Namun diabetes dapat terkontrol dengan obat-obatna.Teruskan pola hidup sehat, makan banyak sayuran dan rendah lemak, dan berolah raga. Izinkan kami menjelaskan tentang diabetes mellitus.

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tertua pada manusia. Berasal dari istilah kata Yunani, Diabetes yang berarti pancuran dan Melitus yang berarti madu atau gula.

Kurang lebih istilah Diabetes Melitus menggambarkan gejala diabetes yang tidak terkontrol, yakni banyak keluar air seni yang manis karena mengandung gula. Oleh karena demikian, dalam istilah lain penyakit ini disebut juga “Kencing Manis”.

Secara definisi medis, definisi diabetes meluas kepada suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif.

Gejala klasik diabetes mencakup polidipsi (sering merasa haus), polifagi (sering merasa lapar) dan poliuri (sering buang air kecil, terutama di malam hari). Selain itu juga disertai dengan sering merasa lelah dan penurunan berat badan yang terjadi drastis. Adakah gejala yang kami sebutkan Anda alami?

Selain gejala khas di atas, masih terdapat gejala lain yang juga dapat ditemukan pada penderita diabetes: - pandangan kabur - kesemutan pada tangan dan/atau kaki - luka yang tidak sembuh - gatal-gatal pada selangkangan atau kemaluan - keputihan (wanita)

- cepat lelah dan mengantuk, hasil kerja menurun - gangguan seksual (disfungsi ereksi)

Selain itu gejala-gejala yang terjadi juga harus didukung dengan pemeriksaan gula darah yang sesuai.

Walau belum dapat dipastikan penyebab utama resistensi insulin, dibawah ini terdapat beberapa faktor-faktor yang memiliki berperan penting terjadinya hal tersebut:

Obesitas, terutama yang besifat sentral (bentuk tubuh apel)
Diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat
Kurang gerak badan (olahraga)
Faktor keturunan (herediter)
Untuk mencegah berkembangnya penyakit diabetes, maka keturunan penderita diabetes perlu mempraktikkan pola hidup sehat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar