Sukses

Nyeri Dada Saat Olahraga

28 May 2017, 17:41 WIB
Pria, 18 tahun.

Knapa ya dok saat saya bermain futsal atau lari, dada saya terasa nyeri apa saya punya sakit jantung??

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Apakah Anda merokok? Apakah nyeri dada muncul hanya jika berubah posisi? Apakah ada riwayat cedera atau trauma? Apakah ada gejala batuk, nyeri saat menarik napas, sesak napas, nyeri ulu hati?

Nyeri dada tidak selalu disebabkan oleh jantung. Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan nyeri dada yang Anda rasakan?

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. Bagaimana dengan Anda?

Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala berupa rasa asam atau pahit di mulut dan nyeri ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.
Nyeri dada karena masalah psikologis
Untuk memastikan sebaiknya periksakan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda.
Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar