Sukses

Tips Cepat Hamil

28 May 2017, 07:53 WIB
Wanita, 34 tahun.

Dok, mau tanya,, apa ciri2 yg mgkn kelihatan dr perempuan yg tuba falopinya tersumbat?. Dan bgmna tips cepat hamil utk perempuan dgn siklus haid tidak normal?.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terimakasih karena telah bertanya seputar tips cepat hamil pada fitur Tanya Dokter

Siklus haid normal berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Siklus haid dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid pada bulan berikutnya. Jika ternyata diluar dari siklus haid normal, maka dapat dikatakan tidak teratur. Dilihat dari siklus haid Anda, maka haid Anda tergolong tidak teratur. Dengan siklus yang tidak teratur maka akan sulit bagi Anda untuk menentukan periode masa subur sehingga dapat menyebabkan sulit hamil.

Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

- pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
- pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
- stress psikologis
- atlet
- kekurangan vitamin K
- penggunaan obat-obatan tertentu
- kelainan pembekuan darah
- gangguan hormon tiroid, dsb


Oleh karena itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan hormon basal (dari darah) yang dilakukan pada hari ke 3-5 dari siklus haid untuk mengetahui kelainan hormonalnya supaya dapat dilakukan pengobatan yang tepat. Jika siklus haid tidak teratur (siklus anovulasi/tidak ada telur yang tumbuh) maka tentu tidak bisa terjadi kehamilan. Umumnya dengan memperbaiki fungsi indung telur, biasanya dengan obat-obatan untuk merangsang pertumbuhan telur, maka kemungkinan hamil cukup baik. Jika dengan pemberian obat-obatan tersebut sel telur dapat tumbuh tetapi belum terjadi kehamilan, maka bisa diulang selama 6 siklus haid. Jika tetap belum terjadi kehamilan maka perlu dilakukan evaluasi mengenai kemungkinan adanya masalah yang lain dari fungsi organ reproduksinya. Apabila yang Anda maksud adalah gejala fisik yang terlihat atau dirasakan, wanita dengan tuba falopi tersumbat tidak memiliki gejala apa-apa. Hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan USG.

Jika setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2 - 3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan belum juga terjadi berarti memenuhi kriteria infertilitas sekunder. Jika memang ada infertilitas sekunder, perlu dicari penyebabnya baik dari pihak ayah maupun ibu.

Pihak ibu dapat melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui anatomi alat kandungan, mungkin pemeriksaan HSG (untuk mengetahui sumbatan saluran tuba), dan pemeriksaan hormonal (tergantung kebutuhan). Suami Ibu dapat melakukan pemeriksaan analisis sperma (kualitas dan kuantitas).

 

Kami sarankan Ibu dan suami Ibu memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan yang kami sebutkan di atas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga membantu. 

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar