Sukses

Gumoh Bayi

27 May 2017, 23:56 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dokter, sy memiliki bayi usia 4 minggu. Pagi tadi bayi sy gumoh dan sy tdk mengetahuinya krn masih istirahat, saat sadar gumoh nya sdh masuk telinga, dan ada cairan kuning keluar dari hidung sementara gumoh nya berwarna putih. Tp bayi sy tidak menangis atau rewel. Apa kah ini berbahaya dokter atau tdk? Apa yg harus sy lakukan?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah bertanya mengenai gumoh pada fitur Tanya Dokter

Sebelumnya Anda harus memastikan terlebih dahulu apakah anak Anda muntah atau hanya gumoh. Gumoh adalah hal yang biasa terjadi pada bayi dan ini bukanlah muntah yang sebenarnya. Hal ini tidak perlu dicemaskan jika bayi tetap tampak sehat. Pada gumoh, biasanya bayi hanya mengeluarkan/memuntahkan kembali sedikit susu yang dikonsumsinya.

Untuk itu Anda perlu membantu bayi untuk bisa bersendawa dengan benar untuk mengurangi gumoh.

Cara Menyendawakan Bayi

Bayi digendong, menghadap ke belakang dengan dada bayi diletakkan pada bahu Ibu.
Kepala bayi disangga/ditopang dengan tangan Ibu.
Usap punggung bayi perlahan-lahan sampai bayi sendawa.

Sementara muntah adalah merupakan suatu proses yang kompleks, dimana makanan dikeluarkan secara paksa dari dalam lambung. Muntah pada bayi yang beru lahir sering disebabkan oleh :

Penyakit metabolisme bawaan
Alergi makanan, sering akibat alergi susu sapi terutama pada bayi yang tidak dapat ASI.
Kelainan anatomi saluran cerna, seperti stenosis pylorus dapat terjadi pada usia 2-8 minggu. Stenosis pylorus merupakan suatu penebalan otot yang menyempitkan mulut lambung, sehingga bisa menyebabkan bayi anda muntah kuat secara berulang.
Jika keluhan muntah menganggu proses makan anak Anda, mungkin sebaiknya Anda segera membawa bayi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis anak agar penyebab sebenarnya dari muntah anak Anda dapat diketahui dan ditatalaksana dengan tepat sebelum bayi Anda mengalami gangguan pertumbuhan lebih lanjut.

Mengenai cairan yang keluar dari hidung berwarna kekuningan, sayang sekali kami belum dapat menyimpulkan ke arah mana kemungkinan diagnosisnya tanpa pemeriksaan langsung. Sebaiknya Anda memeriksakan anak Anda ke dokter spesialis anak terdekat.

Demikian penjelasan dari kami. Semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar