Sukses

Pola Makan Sehat

27 May 2017, 13:43 WIB
Pria, 19 tahun.

Dokter, saya salah satu anak kosan yang biasanya makan sehari - hari beli diluar dan ngga masak. Sebenarnya saya ingin masak dok, tapi karena jadwal kuliah yang selalu pagi (hampir setiap hari jam 7) maka saya sering beli diluar. Dan, karena seringnya beli diluar maka saya ada perasaan sedikit takut apabila bumbu - bumbu yang digunakan itu tidak baik untuk kesehatan. Apalagi semenjak dikos saya jarang makan sayur karena yang dijual disekitar kosan juga kebanyakan masakan kering. Pertanyaan saya dok, gimana ya cara menyeimbangi makanan yang masuk ke tubuh saya agar tetap berdampak sehat kedepannya? terima kasih sebelumya dokter.

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya dokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Pola makan yang sehat ialah makanan yang mengandung semua unsur gizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh, baik protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air. Dimana sumber nutrisinya pun harus dipilih yang sealami mungkin.

Usahakan Anda tetap mengkonsumsi sayur dan buah yang cukup ditengah kesibukan Anda.

Berikut beberapa langkah pola makan yang sehat:

1. Hindarilah makanan yang kaya akan kandungan lemak.

Makanan yang dimasak dengan kaya akan minyak, mentega, margarin, dan santan. Namun hal tersebut bukanlah berarti tubuh manusia tidak membutuhkan lemak. Asupan lemak alami untuk tubuh manusia sesungguhnya sudah tercukupi dengan mengonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian.


2. Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet.

Walaupun terpaksa harus membeli makanan yang dalam kemasan, maka pilihlah yang mencantumkan dengan jelas tanda “TANPA PENGAWET” pada kemasan. Berbagai penelitian menyebutkan, walau mengkonsumsi bahan pengawet dalam dosis dibawah normal untuk dikonsumsi, dalam penggunaan rentang waktu jangka panjangnya, zat pengawet merupakan pemicu utama timbulnya kanker.

3. Pilihlah makanan yang telah melalui proses pengolahan metode memasak di kukus, di rebus atau di tumis dengan sedikit minyak. Metode menggoreng, memanggang dan di bakar kurang dianjurkan untuk dikonsumsi. Karena selain mengandung banyak lemak, metode memasak ini juga merusak nilai gizi makanan karena panas tinggi.

4. Hindari menambahkan bumbu-bumbu penyedap secara berlebihan.

Lebih baik hindari bahan pangan ini. Karena unsur senyawa monosodium glutamat yang terdapat di dalam bumbu penyedap menipu lidah Anda namun tidak untuk kesehatan tubuh Anda.

5. Perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayuran.

Selain badan menjadi sehat, kesehatan tubuh pun menjadi lebih terjaga. Tubuh pun terbebas dari berbagai risiko penyakit kanker. Mayoritas buah-buahan dan sayuran mengandung serat yang mampu mengikat zat karsinogen yang merupakan penyebab kanker saluran pencernaan. Namun bukan berarti semua buah itu menyehatkan, hindarilah buah durian, karena pada durian terkandung lemak yang sangat tinggi. Serta sebisa mungkin hindarilah emping, dimana buah ini mengandung purin sebagai pencetus utama asam urat. Satu hal yang penting untuk diingat, cucilah dengan bersih sayuran dan buah sebelum di makan untuk mengindari kontaminasi bakteri dan residu pestisida.

6. Hindarilah makanan jeroan, lemak, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Makanan-makanan tersebut merupakan sumber lemak penyebab obesitas dan ganguan kardiovaskular. Alihkan pilihan kepada daging yang tanpa lemak, makanan berkuah bening, susu yang rendah lemak, susu kedelai, yoghurt, putih telur serta ikan sebagai sumber protein terbaik.

7. Perbanyaklah meminum air putih.

80% tubuh kita terdiri dari cairan, jika kita kekurangan kadar cairan, maka kinerja dari beberapa organ vital ikut terganggu. Jangan mengonsumsi minuman beralkohol, bersoda serta minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah juga baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.


8.  Pilihlah makanan atau minuman yang berwarna bening alami.

Jangan terbiasa memakan dan meminum yang berwarna. Terkecuali makanan yang memiliki warna alami dari bahan makanan tersebut sendiri, seperti cokelat, merahnya stroberi dan lain-lain. Karena bahan perwarna pada bahan makanan merupakan salah satu pemicu utama timbulnya kanker pada tubuh.

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar pola makan yang sehat.

Semoga bermanfaat

Salam sehat

0 Komentar

Belum ada komentar