Sukses

Hipertensi Pada Kehamilan

27 May 2017, 15:11 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok saya mengalami preeklamsi anak pertama dgn protein dlm urin mencapai 200 dan darah tinggi saya juga menetap sampai sekarang pdhal sebelumnya saya tidak punya penyakit darah tinggi, saya berobat kedokter spesialis ginjal dan darah tinggi, dan saya belum cek up lagi apakah saya bisa sembuh dari penyakit ini dok dan protein urinnya apa bisa stabil tidak naik Trimakasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terimakasih telah bertanya tentang Hipertensi Pada Kehamilan melalui fitur Tanya Dokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Apakah yang Anda maksud menetap sampai sekarang, Anda sekarang sudah melahirkan? 

Ada beberapa dokter yang berpendapat bahwa semakin dini Anda mengalami keadaan preeklampsia pada kehamilan sebelumnya, kemungkinan untuk terjadi lagi pada kehamilan berikutnya sebanyak 15-20%.. 

Terdapat beberapa jenis hipertensi selama masa kehamilan, yaitu hipertensi kronik, pre eklampsia, eklampsia, dan hipertensi gestasional. Secara umum, apabila tekanan darah istri anda terkontrol, dan tidak disertai tanda-tanda eklampsia ( terdapat protein dalam urin, riwayat kejang/ kejang, penurunan kesadaran) maka risiko terjadinya gangguan dalam proses persalina minimal. Namun apabila tidak terkontrol , bisa saja disarankan untuk dilakukan operasi sesar oleh dokter kandungan yang menangani.

Meskipun memang terdapat risiko gangguan janin pada kehamilan dengan hipertensi kronik, sebagian besar wanita akan melahirkan bayi yang sehat dan cukup bulan. Beberapa penelitian menyebutkan hasil akhir bayi dari ibu hamil normal dan ibu hamil dengan hipertensi kronik tidak memiliki perbedaan bermakna. Penanganannya adalah kontrol teratur ke dokter kebidanan dan meminum secara teratur obat antihipertensi seperti yang telah diresepkan oleh dokter Anda. Tekanan darah Anda akan terus dipantau.

Kondisi yang dialami oleh iAnda saat ini adalah hipertensi yang menetap setelah kehamilan disebut Transient Hypertension, dimana hal tersebut dimaksudkan pada keadaan hipertensi pada ibu hamil dan bertahan setelah 10 hari pasca melahirkan.

Kami sarankanAnda untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter yang sebelumnya merawat istri Anda yaitu dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Saat ini  Anda harus banyak istirahat yang cukup, tidur yang cukup karena jika tidak segera ditangani risiko terjadi kejang sangat tinggi. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Hipertensi Pada Kehamilan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar