Sukses

Penanganan kasus hepatitis B

27 May 2017, 13:02 WIB
Pria, 25 tahun.

Assalamualaikum dokter Sya mengidap hepatitis B, bagaimana cara pengobatannya..? Bagaimana caranya agar tidak tertular orang lain..?

dr. Aldo Ferly

Dijawab Oleh:

dr. Aldo Ferly

Terima kasih telah bertanya seputar hepatitis B ini melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Pengobatan untuk hepatitis B kronik mencakup pemberian antiviral seperti lamivudine dan interferon alpha. Namun, sebelum diberikan pengobatan, diperlukan pemeriksaan serologi hepatitis B yang lengkap, misalnya kadar HbeAg dan HBV-DNA serta fungsi hati (SGPT dan SPOT). Hal tersebut bertujuan untuk menilai apakah Anda memiliki indikasi untuk diberikan terapi antiviral, dan untuk memantau perkembangan penyakit setelah diberikan obat.

Anda juga harus berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis ilmu penyakit dalam divisi hepatologi karena pengobatan untuk hepatitis B tidak sederhana.

Kebanyakan hepatitis B carriers tidak merasa ataupun terlihat sakit, tetapi mereka dapat mentransmisikan virus tersebut dan membuat orang lain menderita hepatitis B. Bagaimanapun, carriers memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kerusakan hati yang progresif akibat reaktivasi spontan hepatitis B berulang, sehingga memerlukan pengawasan Dokter secara rutin.

Karena virus ini akan terus terbawa seumur hidup dalam tubuh seorang carrier, berikut adalah beberapa tips yang hendaknya Anda terapkan pada kehidupan sehari-hari:

Jaga kesehatan
Kunjungi Dokter secara teratur (minimal 1x/tahun). Diskusikan mengenai tes darah, pemeriksaan USG berkala dan penggunaan obat interferon alfa-2b
Diskusikan dengan Dokter mengenai obat-obatan yang dijual bebas, bahkan obat herbal, karena beberapa dapat merusak hati
Tidak mengonsumsi alkohol karena dapat merusak hati
Tidak menggunakan obat-obatan terlarang (suntik), karena memiliki risiko terkena hepatitis yang lain yang juga merusak hati
Vaksinasi hepatitis A
Jaga diri agar tidak menginfeksi orang lain
Orang-orang yang berisiko terinfeksi hepatitis B adalah mereka yang memiliki kontak dekat (dengan darah, semen, atau cairan tubuh lain) dengan carriers. Sebagai contoh: pasangan seksual, orang yang tinggal serumah, anak yang lahir dari carriers. Beritahu mereka mengenai kondisi Anda, dan bukan suatu masalah untuk berbagi makanan bersama.
Carrier wanita yang sedang hamil agar memberitahu dokter mengenai kondisinya, agar bayinya diberi suntikan yang menjaganya dari hepatitis B (12 jam pertama kelahiran)
Menggunakan kondom lateks setiap berhubungan seksual
Tidak pernah membagi jarum suntik, tindikan, dan lain sebagainya
Tidak mendonorkan darah, plasma, organ tubuh, jaringan atau sperma
Pesan bagi keluarga dan kerabat yang menjadi kontak dekat Anda
Vaksinasi hepatitis B
Tidak berbagi rokok, sikat gigi, gunting, pisau cukur, dan sebagainya
Tutup semua luka dengan bandage
Cuci tangan, terutama setelah menyentuh darah
Bersihkan cipratan darah dengan campuran pemutih dan air (1,5 cangkir cairan pemutih dalam satu galon air) untuk mematikan virus hepatits B.
Diperlukan toleransi dan kerjasama yang baik antara carriers dan kontak dekatnya sehingga tercapai hubungan yang harmonis antara keduanya. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat mencegah kerusakan hati dan proses transmisi virus hepatitis B.

Demikian informasi yang dapat disampaikan seputar hepatitis B ini. Semoga bermanfaat.
Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar