Sukses

Benjolan Pada Vagina

27 May 2017, 03:03 WIB
Wanita, 19 tahun.

Pagi dokter, 5bulan yang lalu saya melahirkan seorang putri yg sehat, tapi setelah saya melahirkan rasanya di vagina saya ada yg berbeda, setiap saya berhubungan intim dan suami saya merasa di bagian perut bawah seperti rasa ngilu, dan saya merasa di atas lubang vagina ada sedikit benjolan, seperti ada yg turun gitu. Saya belum pernah mengkonsultasikan kemanapun, tolong di jawab ya dok, ini bahaya atau tidak

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter klikdokter.com

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

 Sebaiknya anda melakukan pemeriksaan benjolan lebih lanjut ke dokter ahli kebidanan dan kandungan anda.

 

Benjolan pada daerah bibir vagina. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:

  1. Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
  2. Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
  3. Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
  4. Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
  5. Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin 

Benjolan di dalam vagina banyak sekali penyebabnya. Benjolan tersebut dapat disebabkan oleh kutil, atau kista garner, atau peradangan kelenjar yang ada disekitar vagina. Selain itu dapat disebabkan oleh rahim yang turun/prolaps. Pada umumnya menyerang wanita usia lanjut.

Untuk mengetahui bahaya atau tidak, tergantung hasil diagnosis dan pemeriksaan penunjang yang didapatkan. Apa bila ditemukan keganasan tentunya memiliki prognosis yang buruk.

Demikian informasi yang dapat kami berikan.

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar