Sukses

GERD

26 May 2017, 19:26 WIB
Wanita, 36 tahun.

Setahun yg lalu saya di prediksi Gerd oleh dokter. Sampai saat ini pun masih suka terasa, nafas saya sering sesak dan perut kembung serta sering sendawa. Tetapi perut tidak pernah nyeri dan tidak pernah merasakan asam/pahit di mulut. Saya selalu sedia inpepsa, jika tidak kuat sesaknya saya langsung minum obat itu tp lbh sering apabila saya terasa sesak saya lawan dgn tdk meminum obat tetapi lebih cenderung istirahat, latihan penafasan serta menenangkan pikiran. Kadang saya jg sering kerikan di dada apabila sesak nafas, setelah itu rasanya plong tetapi apakah harus kerikan trs dok apabila sesak nafas itu datang??? Mohon petunjuknya dokter. Terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar GERD menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan.

Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar /panas di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut.
Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll. Bagaimana dengan anda?

Selain itu Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti:
* Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil
* Jangan langsung tidur setelah makan malam
* Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
* Hindari stres
* Tidur cukup 8 jam/hari
* Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit
* Hindari Obesitas
* Jangan mengkonsumsi Kopi
* Hindari makanan pemicu gas dan asam lambung (kacang-kacangan, kol, dsb).
* Hindari makanan pedas

Selain itu ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala GERD, antara lain :
* Menaruh ganjalan setebal 15 - 22 cm pada kaki tempat tidur di bagian kepala, agar posisi tempat ditur miring ke bawah
* Berikan rentang waktu 2 - 3 jam setelah makan sebelum berbaring / tiduran
* Berhenti merokok
* Menurunkan berat badan
* Makan makanan rendah lemak, tinggi protein
* Hindari penggunaan pakaian yang ketat
* Makan yang teratur, jangan terlambat makan.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.
Berdasarkan pertanyaan Anda mengenai bahay GERD, kami tidak dapat memeberikan penilaian yang tepat kadar tingkat keburukan kendala yang Anda alami. Perlu diingat bahwa ada korelasi antara GERD serta kejadian kanker esofagus. Oleh karena itu penanganan yang tepat penting dilakukan, dengan cara melakukan pemeriksaan dan pemantauan dengan dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD). 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar