Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Disfungsi Ereksi

26 May 2017, 16:02 WIB
Wanita, 30 tahun.

Dok kalau tidak bisa ereksi saat berhubungan apa bisa hamil????

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan E-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com

 

Halo, kami memahami kekhawatiran anda.

Tidak dapat ereksi yang anda maksud dapat di golongkan sebagai disfungsi ereksi.

Ereksi adalah kemampuan penis untuk menegang dengan proses pengaliran darah karena rangsangan sebagai bagian dari proses untuk melakukan penetrasi dan keberhasilan hubungan seks. Agar dapat tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan gangguan ereksi adalah :

  1. Kelainan pembuluh darah
  2. Kelainan persarafan (diabetes melitus)
  3. Obat-obatan (obat anti depresi, anti hipertensi, anti psikosis, dll)
  4. Alkohol
  5. Kelainan pada penis
  6. Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.
  7. Rokok

Ereksi penting untuk dapat melakukan penetrasi ke dalam vagina.

Apakah anda dan pasangan telah berhasil melakukan penetrasi vagina ?

Pada saat perangsangan, pasangan anda dapat mengeluarkan cairan pra-ejakulasi, dikenal pula sebagai cairan pra-semen, cairan Cowper, madzi, atau pre-cum, adalah cairan kental dan bening yang keluar dari lubang uretra pada penis laki-laki yang terangsang secara seksual. Cairan Pre-ejakulasi mengandung beberapa bahan kimia yang mirip dengan komposisi air mani.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa air madzi terkadang mengandung sperma yang dapat menyebabkan kehamilan. Sehingga, bagi yang menggunakan teknik senggama terputus dalam mencegah kehamilan, ada kemungkinan sperma tetap bisa keluar walaupun sang suami ejakulasi (“keluar”) di luar vagina.

Fungsi cairan pre-ejakulasi sebagai Pelumas alami dan mempersiapkan jalan sperma.
Lingkungan asam pada penis dan vagina ( juga sisa urin di lubang penis) berbahaya dan dapat mematikan sperma. Cairan Pre-ejakulasi dapat menetralkan sisa keasaman dalam uretra yang disebabkan oleh urin dan menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk lewatnya sperma. Demikian juga didalam vagina yang biasanya bersifat asam, sehingga dengan adanya cairan pre-ejakulasi sebelum keluarnya mani (yang mengandung sperma) dapat mengubah lingkungan vagina untuk kelangsungan hidup sperma.

 

Untuk terjadinya suatu kehamilan terdapat 2 komponen penting, yaitu

1. Sel telur wanita

Hanya dikeluarkan 1 kali pada tiap siklusnya, disebut sebagai proses ovulasi. Bertahan 24 jam pada saluran tuba rahim, kemudian akan meleburkan diri jika tidak dibuahi.

2. Sperma

Jika dikeluarkan didalam vagina wanita, akan dapat bertahan hidup hingga 5 hari.

Kehamilan dapat terjadi bila ada pembuahan sel telur wanita oleh sperma pria. Sperma yang keluar disemprotkan ke dalam vagina wanita akan berjalan menuju saluran rahim tempat sel telur menunggu. Kesempatan untuk terjadinya kehamilan adalah pada saat masa subur, yaitu saat ovulasi yang dihitung14 hari sebelum haid sebelumnya, kemudian ditambahkan 5 hari sebelum dan 1 hari sesudah hari ovulasi tersebut.

Anda tetap memiliki kemungkinan untuk hamil apabila terdapat sperma yang masuk ke dalam rahim (baik proses ejakulasi atau sperma yang terdapat pada cairan pra-ejakulasi pada saat perangsangan), serta dengan jumlah dan kualitas sperma yang baik.

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan seputar disfungsi ereksi dan kehamilan yang dapat kami sampaikan.

Semoga Bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar