Sukses

Kotoran Kecil-Kecil

26 May 2017, 10:31 WIB
Pria, 37 tahun.

Ijin Dok,,mau nanya ini perut bagian kiri saya sakit udah 2 minggu,,sy udah kedokter dan dokter bilang sy infeksi saluran kencing dan bengkak,,,diasih obat dan berkurangwaktu minum obat tetapi masalhnya sekarang perutsaya rasa penuh terus dan dan rasa nyeri,,kotoransaya juga brubah bentuk agak kecil sebelum sakit memang saya sering buang2 air dan perut rasa kembung trus dan sakitnya juga kerasa ketilang blakang,,makasih sebelumnya

Terima kasih telah bertanya mengenai kotoran kecil-kecil melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Berikut kami jelaskan mengenai bentuk feses.

1. TIPE 1 : Berbentuk bulat-bulat kecil seperti kacang, sangat keras dan sangat sulit untuk dikeluarkan. Kadang-kadang disebut seperti kotoran kambing. Biasanya ini adalah bentuk feses penderita konstipasi kronis.
2. TIPE 2 : Berbentuk sosis, permukaanya menonjol-nonjol dan tidak rata, dan terlihat seperti akan terbelah menjadi berkeping-keping. Biasanya feses jenis ini dapat menyumbat WC, dapat menyebabkan ambeien, dan merupakan feses penderita konstipasi yang mendekati kronis.
3. TIPE 3 : Cirinya berbentuk sosis, dengan permukaan yang kurang rata, dan ada sedikit retakan. Feses seperti ini adalah feses penderita konstipasi ringan.
4. TIPE 4 : Mempunyai ciri berbentuk seperti sosis atau ular.
5. TIPE 5 : Mempunyai ciri berbentuk seperti bulatan-bulatan yang lembut, permukaan yang halus,dan cukup mudah untuk dikeluarkan. Ini adalah bentuk feses seseorang yang ususnya sehat.
6. TIPE 6 : Mempunyai ciri permukaannya sangat halus, mudah mencair, dan biasanya sangat mudah untuk dikeluarkan. Biasanya ini adalah bentuk feses penderita diare.
7. TIPE 7 : Mempunyai ciri berbentuk sangat cair (sudah menyerupai air) dan tidak terlihat ada bagiannya yang padat. Ini merupakan feses penderita diare kronis.

Seseuai dengan cerita anda, kotoran kecil dapat disebabkan konstipasi kronis. Bagaimanakah dengan jadwal BAB anda?  Untuk mengatasi konstipasi, dapat dilakukan beberapa hal:

  • Makan makanan yang tinggi kadar seratnya. Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Hindari atau kurangi makanan yang tidak atau hanya sedikit mengandung serta, seperti keju, daging, dan makanan yang mengalami pemrosesan (misalnya diasap). Sebaiknya jumlah konsumsi makanan tinggi serat ini dilakukan secara bertahap, awalnya hanya sedikit, lalu ditingkatkn sedikit-sedikit. Hal ini perlu dilakukan karena jka saluran cerna belum terbiasa dengan serat yang dimakan, justru akan menimbulkan keluhan kembung
  • Berolahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus.
  • Asupan cairan yang cukup. Minum air atau cairan lain dalam jumlah cukup akan membantu melunakkan tinja
  • Jangan menunda dilakukannya BAB.
  • Menggunakan obat yang bersifat laksatif. Obat-obat ini hanya digunakan sebagai cara terakhir, jika cara-cara di atas tidak berhasil. Contoh obat yang bersifat laksatif adalah dulcolax. Dulcolax berfungsi sebagai stimulasi kontraksi ritmik di usus.

Selain itu, kotoran kecil-kecil dapat disebabkan sumbatan pada saluran pencernaan. Apakah anda mengelami muntah? Apakah anda dapat buang gas?

Sayang sekali kami belum bisa menentukan penyebab keluhan anda dengan informasi yang terbatas. Diperlukan info lengkap; yang didapatkan dari wawancara langsung, pemeriksaan fisik dan penunjang yang penting; sehingga dapat menentukan penyebab pasti keluhan anda. Penatalaksanaan keluhan anda pun sangat tergantung dari penyebabnya. Oleh karena itu, kami sarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai keluhan ini.Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai kotoran kecil-kecil . Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar