Sukses

Suplemen untuk Sperma

25 May 2017, 13:50 WIB
Pria, 29 tahun.

dok suami sy asthenoozospermia trs sdh minum obat dr resep dokter itu jenisny vitan dan luproqy, sdh minum 2x sehari tanpa putus selama 2bln, kira2 butuh wktu berapa lama ya dok suami sy minum obat itu?trs setelah ini apa yg harus kami lakukan lg dok,krn sampai skrg sy msh blm jg hamil. mohon penjelasanya dok terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar suplemen untuk sperma menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Sperma dihasilkan di dalam saluran reproduksi pria yaitu testes dan kemudian disimpan dan disalurkan apabila terjadi ejakulasi. Sel sperma akan matang dalam waktu kurang lebih 48 jam. Apabila ejakulasi terjadi lebih dari satu kali dalam waktu kurang dari 48 jam maka kualitas sperma akan berkurang karena sperma belum matang.

Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:
Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)
Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria
Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.
Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.
Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.
Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Selain itu, konsumsi suplemen yang anda sampaikan sebaiknya tetap dikonsumsi untuk jangka panjang, sampai kondisi sperma sudah normal, yang dibuktikan dengan pemeriksaan fisik di laboratorium. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat dilakukan pemeriksaan secara langsung.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar