Sukses

Nyeri Perut Saat Haid

24 May 2017, 09:36 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dokter mau tanya. Indung telur mengeluarkan sel telur bergantian setiap bulan. Nah, 4 bulan terakhir setiap saya menstruasi, sakit perut saya selalu pada bagian perut kiri. Padahal sebelum-sebelumnya selalu gantian. Kenapa ya dok? Terima kasih.

Terima Kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin. 
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsunglebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas (parasetamol atau ibuprofen) karena termasuk aman dan dapat membantu Anda mengatasi rasa nyeri yang tidak tertahankan.

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar mendapatkan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan mendapatkan terapi yang optimal. Perlu diingat, dismenore tidak disebabkan proses ovulasi (proses keluarnya sel telur dari indung telur). Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar