Sukses

Suplemen Program Hamil

24 May 2017, 07:05 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok saya mau nanya apakah asam folat sma vitamin E itu bisa cepet hamil?? Apkah aku baik2 ajah normal subur kalaumenstruasi sya sdikit2 tp lama kadang cuma flek..apakah saya trmsuk subur atau egak trus solusinya gmna?? Terimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar program hamil menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.
Konsumsi vitamin E yang dibutuhkan oleh orang dewasa adalah 15-30 mg/hari. Pemberian dalam bentuk suplementasi tidak dianjurkan dikonsumsi melebihi 400 IU/hari (kecuali atas saran dokter atau terdapat indikasi tertentu. Selain melalui pemberian suplemen, vitamin E bisa didapatkan pada:
* Gandum
* Biji bunga matahari
* Tauge
* Alpukat
* Brokoli
Sama halnya dengan vitamin C. Selain berperan sebagai antioksidan, vitamin E pada pria juga memliki peran penting yakni: meningkatkan kualitas dan pergerakkan sperma.
Asam folat merupakan zat gizi esensial dan salah satu dari beberapa jenis vitamin B memang baik dikonsumsi sebelum kehamilan. Asam folat dapat memperbaiki kekurangan asupan gizi terutama vitamin B saat terjadi kehamilan. Banyak penelitian mengatakan bahwa kekurangan asam folat dapat menyebabkan gangguan saat kehamilan, baik gangguan bagi janin pada pertumbuhannya maupun hipertensi saat kehamilan pada sang ibu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan, orang dewasa membutuhkan 400 mikrogram per hari dan wanita hamil minimal sebanyak 800 mikrogram per hari. Kini para calon ibu hamil dapat mengetahui apakah dirinya kekurangan kadar asam folat dengan sebuah tes. Meski masih sebatas wacana, namun tes tentang asam folat ini terus dikembangkan. Tes dengan mengambil sampel darah ini dilakukan untuk mengukur kadar folat dalam darah.
Terkait dengan usaha Anda untuk memiliki keturunan, terdapat berbagai faktor penting agar seseorang wanita bisa hamil, diantaranya: kesehatan dan organ reproduksi wanita dan pria, kualitas, kuantitas, dan pergerakkan sperma, serta jika Anda berhubungan seksual pada masa ovulasi. Belum ada penelitian yang membuktikan apakah waktu berhubungan seksual berkaitan dengan kemungkinan hamil. Untuk itu, dianjurkan agar Anda berhubungan seksual sewaktu Anda mengalami masa ovulasi (masa subur).
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar