Sukses

Diet Untuk Anak Obesitas

22 May 2017, 21:52 WIB
Pria, 24 tahun.

Dok,keponakan saya usia 11th tingginya 120 beratnya 40,apakah tidak apa2 dok jika begitu? Padahal makanya jg tidak banyak, apa ada diet khusus untuk anak?

Terima kasih telah bertanya tentang diet untuk anak obesitas menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Dari berat badan dan tinggi badan yang Anda berikan, anak Anda memang tergolong obesitas.

Prinsip menangani anak yang memiliki berat badan berlebih tampak sederhana, yakni mengurangi makanan tidak sehat dan meningkatkan aktivitas fisik. Namun pada praktiknya, memperbaiki berat badan anak dapat berlangsung dalam waktu yang lama dan membuat orangtua frustrasi. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang efisien dan ketekunan orangtua untuk mencapai kebiasaan hidup dan pola makan yang sehat.

Prinsip tatalaksana obesitas adalah mengurangi asupan energi serta meningkatkan keluaran energi. Caranya adalah dengan pengaturan diet, peningkatan aktivitas fisik, mengubah pola hidup (modifikasi perilaku), dan keterlibatan keluarga dalam proses terapi.

Pengaturan Diet

Langkah awal adalah untuk menumbuhkan motivasi anak untuk ingin menurunkan berat badan setelah anak mengetahui berat badan ideal yang disesuaikan dengan umur dan tinggi badannya. Kemudian membuat kesepakatan bersama berapa target penurunan berat badan yang dikehendaki.

Pengaturan diet kalori sesuai kebutuhan normal, pengurangan kalori 200 – 500 kalori per hari dengan target penurunan berat badan 0,5 kg per minggu. Penurunan berat badan ditargetkan sampai mencapai kira-kira 10% di atas berat badan ideal atau cukup dipertahankan agar tidak bertambah, karena pertumbuhan linier masih berlangsung. Diet tinggi serat.

Prinsip pengaturan diet:

1. Mempertahankan berat badan dan pertumbuhan normal
2. Masukan makanan dengan kandungan karbohidrat rendah (48% energi total)
3. Menurunkan masukan lemak (<30% energi total) dengan lemak tak jenuh (10% energi total), kolesterol tidak lebih dari 300 mg per hari
4. Meningkatkan makanan tinggi serat
5. Makanan dengan mengandung kandungan garam cukup (5 g per hari)
6. Meningkatkan masukan besi, kalsium, dan fluor

Pengaturan aktivitas fisik.

Dengan melakukan latihan dan meningkatkan aktivitas harian. Latihan fisik disesuaikan dengan tingkat perkembangan motorik, kemampuan fisik dan umurnya. Anak usia sekolah dasar dapat memulai dengan ketrampilan otot seperti bersepeda, berenang, menari, karate, sepakbola, basket. Mulai usia 10 tahun olahraga dalam bentuk kelompok. Aktivitas sehari-hari dioptimalkan seperti berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, mengurangi lama menonton televisi atau bermain games komputer, menganjurkan bermain di luar rumah setidaknya 20 – 30 menit sehari.

Perlu diketahui, anak yang tampak gemuk belum tentu sehat. Terdapat berbagai faktor genetik dan lingkungan yang menyebabkan anak memiliki berat badan berlebih. Ketika anak memiliki berat badan normal, ia cenderung lebih sehat dan jarang jatuh sakit, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta lebih percaya diri.

 

Demikian informasi tentang diet untuk anak obesitas yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar