Sukses

Ingin Hamil Kembali Setelah Steril

22 May 2017, 11:19 WIB
Wanita, 45 tahun.

dok saya mau tanya, apakah steril potong itu benar2 tidak bs punya anak lg? krn saya ingin sekali punya anak dr suami yg skrng, sebelumnya saya cerita sedikit riwayat saya, saya baru menikah lg dgn pria yg usianya jauh dibawah saya, saya sendiri sdh mempunyai 4 anak putri dr pernikahan sblmnya, semua proses melahirkan dengan sc, kelahiran terakhir dokter bilang disetril saja krn sdh 4x sc, tp skrng aku ingin sekali punya anak dr suami yg sekarang.. apakah bisa dok dan apakah ada kl pun bisa apakah ada resikonya mengingat umur saya yg sdh 45th.. apakah program bayi tabung bisa? dan biayanya brp? saya sangat menunggu jawaban dari dokter.. terima kasih dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter. 

Terkait pertanyaan Anda apakah rahim yang sudah di steril dapat hamil kembali, jawabannya adalah iya dapat hamil.

Tindakan sterilisasi wanita yang dilakukan dengan memotong dan atau mengikat kedua saluran telur melalui proses operasi dalam medis disebut sebagai tubektomi. Dengan diikatnya atau dipotongnya saluran ini, diharapkan sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma dan proses pembuahan pun tidak akan terjadi. Pada umumnya pasca steril (tubektomi) tidak ada efek samping gangguan menstruasi, namun tidak menutup kemungkinan bila terjadi hal tersebut. Efek samping lain dari steril jika kemungkinan terjadi kerusakan pada ligamen peritoneum. Jika ligamen tersebut rusak akan mempengaruhi produksi hormon di ovarium yang akan menurun. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani Anda untuk dilakukan pemeriksaan.

Apabila Anda dan pasangan ingin mendapatkan keturunan kembali, wanita yang telah melakukan tubektomi dapat menjalani operasi penyambungan saluran telur yang tadinya telah diikat dan atau dipotong. Tindakan ini disebut sebagai operasi pengembalian ligasi tuba (reversal) atau tuba reanastomosis.

Berikut adalah faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan Dokter sebelum melakukan operasi penyambungan saluran telur ini:

  • Usia
  • Jenis dan teknik tubektomi
  • Waktu pelaksanaan tubektomi
  • Kesehatan ibu secara keseluruhan, terutama kesehatan dari rahim, indung telur, dan seputar organ reproduksi lainnya
  • Riwayat kehamilan sebelum steril
  • Riwayat operasi di daerah pinggul.

Sebelum tuba reversal dilakukan, Dokter juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Anda dan pasangan untuk memastikan bahwa kehamilan dapat terjadi paska operasi. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan darah dan penunjang untuk memastikan bahwa ovarium dalam kondisi normal. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah hysterosalpingram (HSG), untuk memeriksa panjang dan fungsi dari saluran telur. Sang suami pun juga dianjurkan untuk melakuan pemeriksaan analisa sperma untuk memastikan tidak ada masalah di sana.

Usia sangat berperan penting dalam keberhasilan terjadinya pembuahan paska tuba reversal. Usia optimal bagi wanita untuk dilakukan program ini adalah di bawah 40 tahun. Secara umum, angka keberhasilan kehamilan bervariasi dari 40 hingga 85%, dan kehamilan biasanya terjadi pada tahun pertama paska operasi tuba reversal. Untuk informasi lebih lanjut kami sarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

2 Komentar

  • Lina Herlina

    Maaf dok mau nanya,,saya sudah hampir setahun melakukan operasi sambung rahim apakah saya bisa hamil dok,??soalnya suami saya yang sekarang ingin saya hamil dan mempunyai anak dok dan sudah berbagai macam promil saya lakukan,,apakah saya bisa hamil setelah pasca operasi sambung rahim 1tahun ini dok??terima kasih mohon jawaban nya dok🙏🙏

  • Feby Febrianty

    apakah operasi tuba reversal itu prosesnya seperti operasi melahirkan? brp lama pulihnya setelah operasi tuba itu dan apakah bs langsung hamil? berapa kira2 biaya operasi tuba reversal? terima kasih