Sukses

Keluar Cairan Vagina Ketika Berhubungan Paska Melahirkan

22 May 2017, 07:08 WIB
Pria, 38 tahun.

Sy baru habis melahir kan secara sc yg mau sy tanya kn kenapa ya dok setiap kali berhubungan sy merasa sakit di dlm dok dn sy jg sering mngeluar kn cairan seprti keputihan tp berwarna kuning kecoklatan sperti bercak darah gtu dok sèrta berbau kira2 apa penyebabx dn bgaimana mngatasi dn apa obatx dok terima kasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda

Sebelumnya ada hal yang ingin kami tanyakan, sudah berapa lama Anda melahirkan? Sehabis melahirkan, akan keluar cairan vagina yang disebut dengan lokia. Keluarnya lokia (darah nifas) terdiri dari beberapa tahap, awalnya berwarna merah terang, kemudian akan berubah menjadi merah muda dan coklat setelah beberapa hari. Beberapa minggu kemudian, warna lokia makin terang dan terlihat kekuningan atau bahkan bening. Pada beberapa perempuan (13%), lokia dapat keluar sampai 60 hari setelah melahirkan.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keluarnya cairan vagina lokia yang berkelanjutan. Sisa produk kehamilan di dalam rahim, kelainan perdarahan, atau efek samping suntik KB. Perdarahan yang tidak teratur tersebut dapat disebabkan kadar hormon yang belum stabil. Menyusui ASI juga memperlambat terjadinya stabilisasi ini. Lama keluarnya lokia juga lebih lama pada perempuan yang baru memiliki anak pertama atau dengan bayi yang besar. Untuk mengetahui secara pasti, perlu dilakukan pemeriksaan medis yang lengkap (laboratorium darah, kadar hormon) dan kemungkinan USG.

Apabila Anda sudah melahirkan lebih dari 3 bulan, bisa saja cairan vagina merupakan keputihan yang disebabkan bakteri, jamur atau parasit.

Untuk penanganan, belum dapat dianjurkan saat ini karena belum diketahui diagnosis secara pasti. Penanganan akan sangat berbeda apabila ini adalah lokia yang memanjang atau keputihan yang disebabkan infeksi bakteri, jamur, atau parasit. Sebaiknya konsultasikanlah dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang menangani Ibu untuk memastikan penyebabnya. 

Demikian informasi ini kami sampaikan,semoga bermanfaat.


Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar