Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Keluar Cairan Bening Saat Berhubungan Seksual

22 May 2017, 07:12 WIB
Wanita, 25 tahun.

Pagi dok, saya ingin bertanya. Kemarin saya berhubungan intim dengan suami saya, dan pada saat berhubungan saya keluar cairan bening susu, dan setelah itu langsung hilang tidak keluar lagi cairan seperti itu. Apa bahaya dok ??

Terima kasih telah bertanya tentang keluar cairan bening saat berhubungan seksual melalui fitur Tanya Dokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab konsultasi Anda. Apakah Anda juga merasakan adanya cairan saat tidak berhubungan? Jika iya, bisa jadi ini adalah keputihan, namun jika Anda tidak keputihan saat tidak berhubungan, bisa jadi ini pelumas vagina saat berhubungan yang normal timbul. Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai keputihan.Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

 

 Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait keluar cairan bening saat berhubungan seksual. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar