Sukses

Gangguan Sulit Tidur atau Insomnia

21 May 2017, 15:30 WIB
Wanita, 33 tahun.

Fikiran tidak tenang, nafas sesak, susah tidur

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter mengenai sulit tidur. 


Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Insomnia adalah sebagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang paling sering dari gangguan tidur.

Sebelumnya harus Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk.

Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari.

Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari

Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.

Cobalah mengatur pola tidur

Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.

Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.

Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang.

Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.

Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.

Relaksasi

Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.

Berpikir positif.

Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur Anda.Tetapi tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada fisik yang mendasari penyebab dari susah tidur pada Anda.

Bila memang ternyata disebabkan oleh gangguan cemas, penatalaksanaan gangguan cemas dapat dilakukan dengan medikamentosa (obat-obatan) dan non-medikamentosa (tanpa obat). Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini sebaiknya tidak digunakan di luar pantauan dokter untuk menghindari efek obat yang tidak diinginkan.

Untuk mengatasi gangguan cemas Anda dapat berkonsultasi dengan dokter psikiatri. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Anda juga dapat mencoba mengatasi gangguan cemas tanpa obat-obatan. Disamping akan meringankan biaya pengobatan, hal ini juga akan memberikan dampak yang lebih sehat bagi tubuh Anda. Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan

Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya

Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut

Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan

Selain itu, untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas, Anda dapat juga mencoba untuk melakukan suatu terapi kolompok atau konseling dengan psikiatri. Akan lebih baik jika Anda mampu mengatasi serangan Anda tanpa obat-obatan dibandingkan ketergantungan terhadap obat penghilang rasa cemas. Anda perlu bersabar mengatasi masalah ini karena memang memerlukan waktu yang cukup lama. Jangan mudah putus asa. Sangat baik jika Anda dibantu oleh seorang profesional (dokter spesialis psikiatri) yang dapat membantu Anda dengan konseling dan memantau perkembangan serta kemajuan serta memantau berbagai kesulitan yang Anda hadapi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar