Sukses

Dada Terasa Panas

21 May 2017, 12:10 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dok sudah 4 hari ini dada saya panas sampai ke punggung,tenggorokan sakit,kadang bt nafas berat,jantung berdebar2 n susah tidur.lemas.saya sudah ke dr dalam n sudah rontgen thorax hasilnya bagus.saya cuma dikasih obat bt asam lambung kata dokter tidak apa2.2 hari setelah ke dr baru ada sedikit perubahan.jantung masih berdebar2 n merasa panas sampai kepunggung.apa saya perlu ke dr lg utk melakukan tes lain n penyakit apa yg saya alami.terimakasih dok

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Banyak yang dapat menyebabkan keluhan dada terasa panas. Salah satu kemungkinan penyebab keluhan yang Anda rasakan adalah GERD. Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada seperti yang Anda rasakan, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

Berhenti merokok

Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

Meninggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
nitrat

anti-kolinergik

antidepresan tricyclic

NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)

kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan).

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

GERD atau Sakit Jantung? (30 Oktober 2013)
Beda Sakit Maag dan GERD
Penderita GERD Mudah Kena Asma
Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar