Sukses

Apa yang Harus dilakukan Setelah Tertusuk Jarum Suntik Bekas?

20 May 2017, 11:10 WIB
Pria, 19 tahun.

dok saya mau nanya tadi saya melakukan injeksi melalui selang infus setelah selesai melakukan tindakan saya memisahkan jarum tanpa sengaja jarum nya tertusuk di tangan saya tetapi saya menggunakan handscun dan bekas tusukan dijari saya tidak berdarah. saya takut karena pasien tsb riwayat penyakit HIV. apakah dengan tertusuk jarum bisa tertular?trms

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya seputar tertusuk jarum suntik dan HIV melalui fitur Tanya Dokter. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda.

Apakah anda seorang petugas medis ? Apabila iya, anda dapat melaporkan kejadian tersebut ke tempat anda bekerja, sehingga bisa ditindaklanjuti untuk pemeriksaan darah anda. Pemeriksaan yang sebaiknya dilakukan adalah pemeriksaan serologis untuk deteksi HIV dan Hepatitis B. Pilihan lain adalah pemeriksaan rapid test HIV atau VCT. Pendeteksian HIV yang paling cepat adalah sekitar 3 minggu setelah paparan terhadap virus HIV.

Berikut beberapa cara penularan HIV :  

  • Hubungan seksual bebas

Hubungan seksual merupakan salah satu cara penularan virus HIV yang paling umum. Virus HIV dapat masuk melalui celah mukosa vagina saat berhubungan seksual. Hubungan seksual per anal memiliki risiko yang lebih besar untuk terjadi penularan virus HIV. Berhubungan seksual dengan banyak pasangan yang berbeda (seks bebas) juga meningkatkan risiko seorang terkena virus ini.

 

  • Penggunaan jarum suntik

Penggunaan jarum suntik merupakan cara lain penularan virus HIV. Pengguna jarum suntik yang menggunakan jarum seacra bersamaan memiliki risiko untuk tertular penyakit HIV. Melalui suntikan, virus HIV mendapatkan akses langsung ke peredaran darah manusia. Pengguna narkoba suntik merupakan populasi yang berisiko terkena infeksi HIV.

  •  Paparan pekerjaan

Paparan pekerjaan juga dapat menjadi cara penularan penyakit HIV. Contoh dari pekerjaan yang berisiko adalah tenaga kesehatan (dokter, perawat). Tertusuk jarum atau peralatan medis yang telah terkena darah penderita HIV dapat menjadi jalur masuk virus HIV pada tenaga kesehatan.

  •  Tansfusi darah

Transfusi darah juga dapat menjadi cara penularan virus HIV. Pada umumnya, darah yang ditansfusi sudah melalui serangkaian pemeriksaan untuk mendeteksi virus seperti hepatitis dan HIV. Pemeriksaan darah ini membuat risiko penularan menjadi sangat kecil. Namun, tes ini tidak dapat menjamin secara pasti bahwa virus HIV tidak ada. Karena itu, pemberian transfusi darah memerlukan pertimbangan yang cermat akan risiko dan keuntungan dari tindakan ini.

  • Transplantasi organ
  • Penularan Ibu ke Anak

Demikian informasi yang dapat disampaikan seputar tertusuk jarum suntik dan HIV, Semoga bermanfaat

1 Komentar

  • Nin******r Karlina

    Dok saya mau tanya juga, jika tertusuk namun tidak sampai berdarah tidak ada luka juga , waktu itu saya lagi spooling infusan yg macet karena ada darah nya dan ga sengaja jarumnya kena telunjuk kerasa pasien nya tidak ada riwayat hiv hanya demam sampai kejang saja, apa itu bahaya dan beresiko juga?