Sukses

Batuk Berdahak Pada Bayi Karena Susu

20 May 2017, 11:20 WIB
Pria, 17 tahun.

Malam dok. Adek saya umur 2 bulan, 3 hari ini sering batuk berdahak. Sudah di coba terapi ambroxol masih tetap batuk. Awalnya susunya nutrilon royal, tapi beberapa hari belakangan di campur dengan bebelac. Apa karena itu ya dok batuknya ?

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya mengenai Batuk Berdahak Pada Bayi Karena Susu melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Batuk dan pilek pada bayi, pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease) dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami batuk-pilek. Kemungkinan kedua penyebab batuk pilek pada bayi adalah alergi.

 

Menghirup uap panas juga banyak membantu saat mengalami batuk dan pilek sehingga terasa lebih nyaman. Anda juga dapat mengoleskn minyak kayu putih atau minyak telon pada dada bayi Anda sehingga bayi terasa lebih nyaman dan hangat. Jika terdapat dahak, yang paling dibutuhkan adalah cairan (ASI) untuk mengencerkan dahak. Agar ingus tidak kental, Anda dapat memberikan air garam steril sebagai tetes hidung. Jagalah lingkungan agar tetap lembab dan jangan sering menggunakan ruangan berAC (kering).

 

Untuk mencegah agar anak tidak sering batuk-pilek maka seringlah cuci tangan sebelum menggendong anak, hindari anak berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan di rumah. Apabila anak mengalami sesak nafas, kebiruan, luar biasa rewel, dan demam lebih dari 72 jam, atau jika batuk kering bayi Anda tidak juga kunjung sembuh maka segeralah menghubungi dokter.

Untuk keluhan batuk yang dikeluhkan oleh buah hati Anda, apakah Anda sudah mengunjungi dokter spesialis anak? Apakah penyebabnya memang karena susu formula atau yang disebut dengan alergi susu sapi?

 

Alergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Alergi susu sapi sering dikacaukan dengan intoleransi lakstosa oleh karena gejalanya yang serupa. Bagaimanapun, intoleransi laktosa dan alergi susu sapi tidak berhubungan. Alergi susu sapi merupakan reaksi alergi yang dipicu oleh sistem imun, sedangkan intoleransi laktosa adalah masalah yang disebabkan oleh sistem pencernaan.

 

Alergi susu sapi adalah reaksi alergi sejati yang dapat dideteksi dengan tes darah dan/atau prosedur sederhana yang disebut uji cukit kulit.

 

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Uuntuk beberapa kondisi medis tertentu, dimana pengguanaan formula dianjurkan oleh tenaga kesehatan mengingat anak membutuhkan nutrisi dalam susu sapi untuk tumbuh keembangnya, penggunaan formulapartially hydrolyzed and extensive hydrolyzed lebih disarankan, dibandingkan dengan penggunaan susu kedelai (soy) dalam penanganan alergi susu sapi. Formula partially hydrolyzed (formula terhidrolisasi sebagian) umumnya digunakan untuk mencegah timbulnya gejala alergi pada anak yang memiliki resiko alergi karena factor keturunan, sedangkan formula extensive hydrolyzed (formula terhidrolisasi seluruhnya) umumnya diberikan kepada anak yang telah menunjukkan gejala alergi (manifestasi alergi). Perilaku mengganti susu dengan jenis yang benar menjadi suatu masalah. Kesalahan memutuskan pemilihan susu pada anak berdampak panjang di masa depan. Susu PHP merupakan jenis yang partially hydolyzed dan dapat dijadikan pilihan untuk anak Ibu.

 

Saran kami, Anda perlu memastikan apakah anak Anda benar-benar mengalami alergi susu sapi. Hal tersebut dapat Anda lakukan dengan meminta dokter melakukan pemeriksaan tambahan (uji provokasi dan eliminasi) atau dapat pula mencari second opinion dengan dokter spesialis anak yang lain.


Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai Batuk Berdahak Pada Bayi Karena Susu. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar