Sukses

Calon Suami Terkena Hepatitis B

19 May 2017, 10:42 WIB
Pria, 19 tahun.

Assalamu'alaikum Dok saya mau tanya, calon suami saya tahun lalu di diagnosa hepatitis B, apakah itu bisa sembuh? krna saya melihat sekarang dia terlihat bugar Terimakash atas jawabannya

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai hepatiti B melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Hepatitis (radang pada hati) B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam, padahal virus ini lebih infeksius 100 kali daripada HIV. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

Kontak langsung darah dengan darah
Hubungan seksual yang tidak aman
Penggunaan jarum suntik tidak sterilTertusuk jarum suntik yang terinfeksi
Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
Tranfusi darah
Sekitar sepertiga kasus dari penderita hepatitis B dapat tidak mengalami gejala sama sekali. Sisanya, penderita hepatitis B dapat mengalami beberapa gejala seperti penyakit flu, disertai dengan badan leas dan nyeri, sakit kepala, demam, nafsu makan menurun, diare, badan terlihat kuning (ikterik), mual dan muntah.

Bila benar calon suami Anda dinyatakan hepatitis B maka yang perlu diperiksa adalah apakah hepatitis B yang calon suami Anda derita masih menularkan ke orang lain atau tidak. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu melakukan pemeriksaan HBeAg dan Anti HBe. Apabila hasil yang didapat seperti ini :

HBe Ag reactive/ positif dan Anti HBe non reaktiv/negatif artinya Hepatitis B masih infeksius
HBe Ag non reactive/negatif dan anti HBe reaktiv/positif artinya Menderita Hepatitis B tapi sudah tidak menular lagi, disebut dengan Hepatitis B carrier .
Sebaiknya setiap melakukan hubungan seksual Anda memakai alat kontraspesi kondom lateks.

Sebaiknya suami Anda menjalani pengobatan dengan rutin karena hepatitis B kronik dapat menyebabkan sirosis hepatis (gagal hati) jika tidak diatasi. Namun, Anda tidak perlu khawatir, seseorang yang terinfeksi virus hepatitis B akut akan menghilangkan virus ini dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan jika dilakukan pengobatan dan akan meningkatkan daya tahan tubuhnya sendiri untuk melawan virus ini pada orang dewasa. Meskipun dapat juga berkembang menjadi hepatitis B kronik. Setelah mereka sembuh, mereka tidak dapat terinfeksi oleh virus hepatitis B lagi dan tidak dapat menularkannya ke orang lain (sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B). Namun, tetap berisiko terkena hepatitis jenis lain, seperti hepatitis A atau C. Dan jangan lupa untuk perlindungan terhadap Anda, disarankan untuk vaksinasi hepatitis B.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai hepatitis B. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar