Sukses

Nyeri Dada yang Berlangsung Lama

18 May 2017, 13:10 WIB
Wanita, 50 tahun.

Kenapa tiba tiba terasa nyeri di dada yang berlangsung lama

Terima kasih telah bertanya tentang nyeri dada yang berlangsung lama melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami berusaha memahami keluhan yang Anda sampaikan. Namun ada beberapa hal yang masih perlu kami tanyakan terkait keluhan tersebut. Sejak kapan keluhan sakit dada dirasakan? Seperti apa sakit dada tersebut, apakah seperti tertekan benda berat, seperti terbakar? Apakah ada penjalaran ke lengan kiri, dagu, atau menembus ke punggung? Apakah ada keringat dingin saat sakit dada muncul? Adakah riwayat dada terbentur sebelumnya? Adakah riwayat asma?

Informasi tersebut diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Ada banyak penyebab sakit dada. Sakit dada tidak selalu disebabkan oleh jantung. Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Apakah karakter nyeri Anda seperti ini?

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan obat jantung yang diletakkan dibawah lidah (nitrogliserin sublingual). Bagaimana dengan Anda?

  • Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
  • Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala berupa rasa asam atau pahit di mulut dan nyeri ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.
  • Nyeri dada karena masalah psikologis
  • Nyeri dada karena trauma atau benturan, seperti terjadi hematothorax, pneumothorax, atau patahnya tulang dada

Kepastian nyeri dada karena jantung dapat dilakukan melalui EKG dan pemeriksaan enzim jantung saat Anda mengalami nyeri dada tersebut. Jika keluhan berlanjut atau semakin berat, kami sarankan Anda untuk langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang penyebab sakit dada. Semoga bermanfaat. Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar