Sukses

Keluar Darah Setelah Haid

18 May 2017, 01:07 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok Mau tanya, saya 1 minggu setelah haid keluar bercak bercak merah, selain itu bentuknya seperti gumpalan darah. dan tetepi lambat laun gumpalan itu hilang, apakah saya mengalami kehamilan?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.


Flek berwarna coklat yang Anda maksudkan kami asumsikan merupakan flek-flek yang muncul yang bisa jadi merupakan sisa dari darah menstruasi. Warna flek-flek berkisar dari merah, coklat, hingga kehitaman. Flek-flek berwarna kecoklatan yang keluar lewat vagina dapat saja masih normal karena sisa dari menstruasi. Untuk menghilangkannya hanya perlu menunggu waktu, karena bila benar flek-flek tersebut merupakan sisa darah menstruasi, maka flek tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Saran dari kami, coba observasi dulu beberapa hari ke depan (3-5 hari). Perhatikan apakah masih ada flek yang muncul. Bila tetap ada, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Jika masih dalam batas kewajaran, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika banyak, terjadi cukup sering dan dalam waktu lama, mungkin telah terjadi perdarahan diluar siklus haid.

Tanda kehamilan yang pertama adalah telatnya menstruasi. Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti. Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain adalah:

  • sering berkemih
  • pembesaran dan nyeri payudara
  • mual
  • perasaan lelah
  • daerah sekitar puting susu menghitam
  • peningkatan suhu tubuh
  • flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding Rahim
  • dsb

Keluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja.

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan
terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi
terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Untuk memastikan apakah terjadi kehamilan pada diri Anda perlu dilakukan pemeriksaan pasti karena gejala-gejala lainnya hanya merupakan pertanda tidak pasti. Kami sarankan jika Anda terlambat haid lebih dari 2-3 minggu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan jika memang tidak ingin menggunakan testpack terlebih dahulu.

Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Bahkan garis tipis saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, testpackjuga dapat menunjukkan hasil negatif palsu (hasilnya negatif, namun terdapat kehamilan) ataupun positif palsu (hasilnya positif, namun tidak disertai kehamilan). Untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan itu, diperlukan konfirmasi USG.

Beberapa penyebab terjadinya hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Hasil positif telah dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan (bukan hubungan seksual, pembuahan terjadi bergantung pada masa subur wanita), dan angka ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Pemeriksaan test pack dapat dilakukan 1 hari setelah menstruasi terlambat, namun masih dapat terjadi hasil negatif karena rendahnya kadar hormon sehingga tidak terdeteksi.

Oleh sebab itu testpack dapat dilakukan kembali setelah ada keterlambatan lebih dari 1 minggu (sesuai siklus menstruasi). Masih juga ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah atau pemeriksaan USG untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruas

Untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut, kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sehingga bisa mendapatkan penanganan yang optimal.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar