Sukses

Bercak Haid Berkepanjangan

17 May 2017, 22:42 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dok udh 2bln ini haid saya ga berhenti",kadang berhenti cm sehari atau 2hari setelah itu keluar lagi.. Haid'y sih ga bnyk dan berwarna agak kecoklatan. Kira" itu knp ya Dok... Saya sendiri sih sdh periksa,kta bidan'y itu gpp,cm karna pengaruh hormon aja dan jenis kb yg dipakai Mohon penjelasan'y Dok,terimakasih..

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya seputar bercak haid berkepanjangan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-7 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Jika siklus menstruasi masih dalam kisaran waktu di atas maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan, meskipun waktunya bergeser. Bila tanggal menstruasi sebelumnya mundur, maka kemungkinan besar tanggal menstruasi berikutnya juga mundur. Variasi siklus menstruasi yang mundur ataupun maju dalam kisaran waktu 5-7 hari, selama dalam kisaran siklus normal (21-35 hari) masih dalam batas wajar.
Apabila siklus menstruasi di luar kisaran normal dan tidak teratur maka dapat diakibatkan gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama.
  • 
Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • 
Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30

  • Malnutrisi (kurang gizi)

  • Stres psikologis
  • 
Atlet, atau aktivitas fisik berat

  • Kekurangan vitamin K

  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • 
Kelainan pembekuan darah

  • Gangguan hormon tiroid


Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Untuk mengatasinya, perlu dilakukan tips berikut:
1. Hindari Aktifitas Fisik yang Berat
Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi juga dapat dirasakan. Untuk itu jagalah kondisi tubuh agar tetap fit dan tidak kelelahan.
Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.
2. Hindari Stres
Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.
Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur. Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.
3. Asupan Gizi
Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.
Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.
Jadi dalam penentuan kesuburan seorang wanita perlu diperhatikan hal-hal yang disebutkan di atas dan dieliminasi faktor-faktor penyebab gangguan menstruasi (bila ada)

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar