Sukses

Perdarahan Pasca Berhubungan

17 May 2017, 21:06 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok saya usia 20 tahun, saya belum menikah dan belum pernah melahirkan, saat saya berhubungan intim dengan kekasih saya dengan keadaan saya sudah tidak perawan dan pernah berhubungan sebelum sebelumnya. Saat saya berhubungan intim kesekian kalinua, keluar darah seperti darah haid, dan pada penis kekasih saya darah pun ada, itu posisinya saya sudah pernah berhubungan intim sebelum"nya. Baru skrng ini mengalami kejadian itu. Saya jarang keputihan, dan tidak mengalami nyeri saat haid, haid kadanh teratur kadang tidak. Ap pendarahan itu terjadi karena terlalu keras atau kurangnya pelumas ? Terimakasih dok.


Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah keluhan keluar darah setelah berhubungan baru kali ini anda alami? Apakah darah hanya keluar saat setelah berhubungan atau terus menerus hingga beberapa hari? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding.Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dan sebagainya). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Namun terdapat kemungkinan lain dari perdarahan yang Anda alami yang merupakan perdarahan yang terjadi akibat senggama atau disebut post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
Kanker leher rahim
Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim
Kami menyarankan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter akan melalukan wawancara dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk mengetahui tatalaksana yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar