Sukses

Pengobatan PCOS
17 May 2017, 12:35 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, saya sudah 1 tahun 5 bulan menikah, tapi belum juga hamil. Saya pernah ke obgyn, dan saya dinyatakan pcos, jadwal haid saya berantakan, kadang 2 bulan gak haid, 3 bulan gak haid pun pernah dok. Pertanyaan nya, obat apa yg cocok untuk memperlancar haid saya? Dan vitamin apa yg bisa mengurangi masalah pcos saya dok? Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter mengenai pengobatan PCOS. 

Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan, pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya.

Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.

PCOS mepengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal.

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron.

Obat-obat yang Anda sebutkan bukan merupakan obat-obatan medis. Kami tidak menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu terlebih obat herbal tanpa pengawasan dokter. Terlebih lagi, obat-obatan herbal banyak yang diproduksi tanpa melalui adanya uji klinis atau tanpa didukung dengan bukti dan riset ilmiah. Jika suatu obat yang mengklaim "obat herbal" tidak diproduksi melalui riset ilmiah maka tidak dapat diketahui apakah terdapat kandungan yang berbahaya atau memiliki efek samping dan justru dapat membahayakan kesehatan bila berinteraksi dengan obat/makanan lain.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar