Sukses

Mengatasi Mimisan Akibat Jatuh

17 May 2017, 01:33 WIB
Wanita, 34 tahun.

Malam dokter, dear doctor THT ditmpat... prtma2 sya ucpakan trma ksih byak mau luangkan wktu membca chatt sya. Bru saja stgah jam yg lalu anak ( usia 5thun, laki2 ) sya jatuh di keramik rumah krna trsndung, dgn posisi telungkup ke dpn, bibir, gusi ada yg luka, lalu yg bkin kuatir hidung nya kluar darah agak byak, sya hntikan pndrhan dihdung dgn cra kompres ice gel, skrg drh sdh stop, tpi anak sya tdur gelisah. Mohon pencrahan nya dokter. Apkah hidung nya baik2 sja ? apkh tdk ada yg patah tulang hidung nya, bgaimna prtlongan prtma dlm mencek kndisi hidung anak sya ? Tdi pda saat jatuh smpat menangis. Skrg sdh stop nangis nya. Terima Kasih byak atas perhatian nya.

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Pada anak, mimisan dapat terjadi karena adanya benturan atau  terjadi spontan tanpa dapat ditelusuri sebabnya. Keluhan ini sering ditemukan apabila terlalu letih atau lama terkena sinar matahari, dan biasanya dapat berhenti sendiri. Hal ini terjadi karena masih rapuhnya pembuluh darah yang sering menjadi sumber perdarahan pada anak-anak.

Yang dapat dilakukan saat menghadapi anak mimisan adalah:

Memintanya untuk duduk atau berbaring dengan kepala diganjal bantal. Jangan membuatnya mendengakkan kepala ke atas karena dapat menyebabkan gumpalan darah pada saluran napas akibat darah tidak dapat keluar. Justru posisikan anak membungkuk.
Ambil kassa secukupnya, gulung kemudian masukkan ke dalam lubang hidung anak yang mimisan, diamkan selama 15-30 menit hingga darah berhenti.
Bila setelah 30 menit darah tetap tidak berhenti, segera bawa anak tersebut berobat ke dokter. Pertama-tama dokter akan menggunakan tampon yang telah ditetesi adrenalin 1/10.000 dan/atau lidokain 2%. Mimisan yang tidak berhenti setelah di tampon selama paling tidak 30 menit, harus dipikirkan kemungkinan penyebab lain seperti benda asing, infeksi, tumor, kelainan sistemik, dsb. Keadaan ini juga memerlukan penanganan khusus pada sumber perdarahannya. Semoga dapat dipahami dengan baik.

 

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda.
Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar