Sukses

BAB Hijau Kehitaman

16 May 2017, 20:53 WIB
Pria, 38 tahun.

Dok. Anak sya laki laki umurnya sekarang 4 bulan 7 hari. Beratnya skrg 8kg Berat lahir 3,8kg panjang 52cm. Apa termasuk bayi obesitas..?? Anak saya minum sufor sejak lahir dikombinasi asi. Minum sufor karna asi sangat kurang. Sufornya bmt platinum. Warna fesesnya itu hijau tua dan gelap cenderung hitam. Apa itu berbahaya atau gimana..?? Trus atas pertimbangan perbedaan harga apa bisa dr bmt platinum sya beralih ke bmt yg reguler..??

Terima kasih telah bertanya seputar BAB bayi hijau kehitaman menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Pada bayi perubahan warna BAB hijau masih dapat dikatakan sebagai suatu perubahan yang normal, selama tidak disertai oleh keluhan-keluhan lain, seperti nafsu makan menurun, terdapat darah pada BAB, muntah, bayi lebih rewel, berat badan menurun, dan lain sebagainya. Selain itu feses bayi memang umumnya tidak berbentuk, bisa seperti pasta/krem, berbiji, dan bisa juga seperti mencret/cair. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Feses bayi yang berubah menjadi hijau dapat terjadi karena bayi Anda hanya mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah lemak. Lemak biasanya didapatkan oleh bayi dari ASI. Namun bukan berarti semua ASI yang diberikan pasti tinggi lemak. Dalam payudaranya, ibu memiliki ASI depan (foremilk) dan ASI belakang (hindmilk).

Saat bayi menyusu, ia akan selalu menghisap ASI depan terlebih dahulu. ASI depan (foremilk) memiliki banyak kandungan gula dan laktosa tapi rendah lemak. Sementara ASI belakang (hindmilk) mengandung banyak lemak. Pada bayi yang diberikan ASI eksklusif, feses yang keluar akan didominasi warna kuning/golden feces, dan warna tersebut normal. Warna kuning ini berasal dari proses pencernaan lemak yang dibantu oleh cairan empedu.

Pada anak yang diberikan makanan lain selain ASI, seperti bayi Anda, menyebabkan terjadinya perubahan pada proses pencernaan dan akhirnya membuat feses bayi berwarna hijau. Bahkan sering juga menyebabkan terbentuknya gas yang terlalu banyak sehingga bayi sering kentut dan merasa tidak nyaman.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis anak Anda untuk mengkonsultasikan hal ini sehingga dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan langsung, memberikan penanganan yang optimal dan melakukan pemantauan terhadap kondisi anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar