Sukses

Bercak Setelah Menstruasi

16 May 2017, 18:23 WIB
Pria, 22 tahun.

Asalamualaikum...dok sya mau tnya..biasa nya sya klw dteng bulan 8 hari..tapi 3 bulan terakhir ini stlah 8 hari dateng bulan darah yg kluar jga sudah hilang..tapi knpa stelah 2 hari berikut nya kluar darah lagi tapi darah yg keluar tidak berbau seprti darah menstruasi..dan pndarahan yg sya alami tidak dalam satu hari penuh..tapi hnya keluar bberapa kali dalam sehari..saya bingung dok apakh darh ini termasuk darah menstruasi atw apa...mhon pnjelasan nya...terimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar bercak setelah menstruasi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kemungkinan menstruasi Anda sebenarnya belum benar-benar selesai, sehingga masih mengeluarkan cairan cokelat. Cairan yang sering disebut flek umumnya dapat keluar pada masa awal maupun akhir menstruasi. Keadaan tersebut normal terdapat pada wanita.

Sebaiknya Anda tetap tenang dan untuk selanjutnya, coba buat catatan siklus menstruasi dari bulan ke bulan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui bila terjadi ketidakteraturan siklus menstruasi, sehingga dapat diatasi lebih dini.

Pun siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain
- Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
- Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
- Stres psikologis
- Atlit
- Kekurangan vitamin K
- Penggunaan obat-obatan tertentu
- Kelainan pembekuan darah
- Gangguan hormon tiroid

Sedangkan mengenai penggunaan pantiliner,sebaiknya tidak perlu dipakai setiap hari dan malam hari ketika tidur. Pantiliner cukup dipakai pada masa sebelum maupun setelah menstruasi, atau ketika Anda mengalami keputihan yang agak banyak karena pengaruh hormonal. Selain itu, perhatikan pula higiene daerah miss V dengan memakai celana dalam yang dapat menyerap keringat seperti katun, rajin mengganti celana dalam dan selalu menjaganya tetap kering.

Pun begitu juga dengan pembersih vagina. Pemakaian cairan pembersih vagina secara rutin dan dalam jangka waktu lama tidak dianjurkan karena dapat mengganggu lingkungan alami vagina. Cairan pembersih vagina dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme yang ada pada vagina- bakteri 'jahat' vs flora normal/'baik'. Sebenarnya, bakteri 'jahat' terdapat di vagina, namun dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan flora normal. Namun bila keseimbangan lingkungan vagina terganggu, maka bakteri 'jahat' tersebut akan meningkat jumlahnya. Keadaan tersebut dapat memudahkan terjadinya infeksi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar