Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Hubungan Seksual dan Kehamilan

16 May 2017, 18:24 WIB
Pria, 19 tahun.

dok apakah berhubungan sexsual tiap hari bisa menyebabkan kehamilan ? saya tidak mau punya anak dulu tolong di bantu ya dok

Terima kasih telah bertanya seputar berhubungan seks dan kehamilan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Sering berhubungan seksual dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan. Namun sebenarnya hal tersebut bisa dicegah dengan penggunaan kontrasepsi. Cara aman untuk menunda kehamilan tanpa menggunakan KB atau alat kontrasepsi apapun, disebut dengan suatu metode KB alami. Pada metode ini, suami istri dapat menghindari berhubungan seksual pada siklus subur dari wanita. Ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) terjadi 14 hari sebelum menstruasi. Sel telur yang telah dilepaskan hanya bertahan hidup selama 24 jam, tetapi sperma bisa bertahan selama 3-4 hari setelah melakukan hubungan seksual. Karena itu pembuahan bisa terjadi akibat hubungan seksual yang dilakukan 4 hari sebelum ovulasi. Beberapa cara untuk melakukan metode ini, sebagai berikut:

Metode ritmik kalender merupakan metode dimana pasangan menghindari berhubungan seksual selama periode subur wanita berdasarkan panjang siklus menstruasi, kemungkinan waktu ovulasi, jangka waktu sel telur masih dapat dibuahi, dan kemampuan sperma untuk bertahan di saluran reproduksi wanita. Periode subur seorang wanita dihitung dari : (siklus menstruasi terpendek – 18) dan (siklus menstruasi terpanjang - 11)
Contoh: bila siklus terpendek seorang wanita adalah 25 hari, dan siklus terpanjangnya 29 hari, maka periode suburnya adalah (25 – 18) dan (29 – 11) yang berarti hubunan seksual tidak boleh dilakukan pada hari ke-7 sampai hari ke-18 setelah menstruasi.
Metode lendir serviks adalah metode mengamati kualitas dan kuantitas lendir serviks setiap hari. Periode subur ditandai dengan lendir yang jernih, encer, dan licin. Abstinensia (tidak melakukan hubungan seksual) diperlukan selama menstruasi, setiap hari selama periode preovulasi (berdasarkan lendir serviks), dan sampai waktu lendir masa subur muncul sampai 3 hari setelah lendir masa subur itu berhenti.
Metode pengukuran suhu tubuh berdasarkan perubahan temperatur. Pengukuran dilakukan pada suhu basal (suhu ketika bangun tidur sebelum beranjak dari tempat tidur. Suhu basal akan menurun sebelum ovulasi dan agak meningkat (kurang dari 1° Celsius) setelah ovulasi. Hubungan seksual sebaiknya tidak dilakukan sejak hari pertama menstruasi sampai 3 hari setelah kenaikan dari temperatur.
Menunda kehamilan dengan cara yang tepat merupakan cara yang terbaik untuk merencanakan sebuah keluarga. Cara teraman yang 100% tidak memiliki efek samping, adalah dengan metode KB alami. Namun perlu diingat juga, bahwa angka kegagalan dari metode ini pun adalah yang paling tinggi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar