Sukses

Penyebab Tidak Haid Selama 1 Tahun

12 May 2017, 18:43 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya mau nanya saya tidak dtg bulan sudah hampir 1 thn ,dulunya sebelum itu emg ak dtg bulannya enggak teratur dan malah skrg sampai hampir 1thn gak ada haid,bagaimana ini dok sya takut,apa obat yg harua sya lakuin dan solusinya😭😭😭

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Gangguan haid dapat bermacam-macam, mulai dari darah yang keluar sedikit atau malah banyak. Selain itu, gangguan haid juga bisa berkisar antara banyak siklus haid yang terjadi. Pertama kami akan jelaskan tentang siklus haid yang normal.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
Stress dan depresi
Sakit kronik
Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
Penurunan berat badan berlebihan
Olahraga berlebihan, misal atlit
Adanya tumor yang melepaskan estrogen
Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
Penggunaan obat-obatan tertentu
dsb
Jika tidak terjadi menstruasi sama sekali maka yang Anda alami disebut dengan amenore sekunder.

Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea atau jumlah darah menstruasi sedikit), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa.

Faktor-faktor risiko terjadinya amenore sekunder antara lain:

Aktivitas fisik yang terlalu berat (ekstrem)
Terlalu kurus (lemak tubuh kurang dari 15 – 17%). Keadaan ini mempengaruhi proses pembentukan hormon. Jika seorang perempuan mengalami kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, perubahan hormonal yang disebabkan dapat berujung pada berhentinya menstruasi.
Obesitas. Adanya jaringan lemak yang berlebih pada seorang yang mengalami obesitas juga mempengaruhi proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur).
Stress psikis. Stress dapat mempengaruhi fungsi hipotalamus sehingga menstruasi berhenti. Karena itu jika stress berkurang, menstruasi muncul kembali.
Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.
Yang terpenting adalah mengetahui penyebab amenorea sekunder Anda. Kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk dilakukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan sehingga segera diketahui apa yang menjadi penyebab amenore sekunder Anda. Amenore sekunder memang dapat menjadi penyebab ketidaksuburan pada wanita, untuk itu, semakin cepat ditemukan penyebabnya maka dapat segera mendapatkan penanganan yang optimal.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar