Sukses

Hidung Berdarah Setelah Jatuh

15 May 2017, 09:17 WIB
Wanita, 27 tahun.

Maaf dok,tadi anak saya jatuh.dari hidungnya keluar darah sedikit dan bibir bagian atas juga keluar darah sedikit.apakah saya perlu membawanya ke dokter? Terimakasih

Terima kasih telah bertanya tentang hidung berdarah setelah jatuh melalui fitur Tanya Dokter. 

Perdarahan dari hidung sering ditemukan sehari-hari, hampir sebagian besar dapat berhenti sendiri. Harus diingat epitaksis bukan merupakan suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu kelainan.

Gejala dan Tanda
Perdarahan dari hidung, gejala yang lain sesuai dengan etiologi yang bersangkutan.

  • Epitaksis berat, walaupun jarang merupakan kegawatdaruratan yang dapat mengancam keselamatan jiwa pasien, bahkan dapat berakibat fatal jika tidak cepat ditolong. Sumber perdarahan dapat berasal dari depan hidung maupun belakang hidung. Epitaksis anterior (depan) dapat berasal dari pleksus kiesselbach atau dari a. etmoid anterior. Pleksus kieselbach ini sering menjadi sumber epitaksis terutama pada anak-anak dan biasanya dapat sembuh sendiri.
  • Epitaksis posterior (belakang) dapat berasal dari a. sfenopalatina dan a etmoid posterior. Perdarahan biasanya hebat dan jarang berhenti sendiri. Sering ditemukan pada pasien dengan hipertensi, arteriosklerosis atau pasien dengan penyakit jantung.

Beberapa pemeriksaan yang diperlukan adalah Pemeriksaan darah Lengkap dan Fungsi Hemostasis

Seringkali epitaksis timbul spontan tanpa dapat ditelusuri penyebabnya, tetapi terkadang epitaksis ditimbulkan oleh trauma. Berbagai penyebab epitaksis dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu lokal dan sistemik. Penyebab lokal yang tersering adalah Trauma, infeksi, neoplasma dan kelainan kongenital. Penyebab lainnya adalah kelainan sitemik, seperti penyakit jantung, kelainan darah, infeksi, perubahan tekanan atmosfer dan gangguan endokrin.

  • Trauma
    Perdarahan hidung dapat terjadi setelah trauma ringan, misalnya mengeluarkan ingus secara tiba-tiba dan kuat, mengorek hidung, dan trauma yang hebat seperti terpukul, jatuh atau kecelakaan. Selain itu juga dapat disebabkan oleh iritasi gas yang merangsang, benda asing di hidung dan trauma pada pembedahan.
  • Infeksi
    Infeksi hidung dan sinus paranasal seperti rhinitis atau sinusitis juga dapat menyebabkan perdarahan hidung.
  • Neoplasma
    Hemangioma dan karsinoma adalah yang paling sering menimbulkan gejala epitaksis.
  • Kongenital
    Penyakit turunan yang dapat menyebabkan epitaksis adalah telengiaktasis hemoragik herediter
  • Penyakit kardiovaskular
    Hipertensi dan kelainan pada pembuluh darah di hidung seperti arteriosklerosis, sirosis, sifilis dan penyakit gula dapat menyebabkan terjadinya epitaksis karena pecahnya pembuluh darah.
  • Kelainan Darah
    Trombositopenia, hemophilia, dan leukemia
  • Infeksi sistemik
    Demam berdarah, Demam tifoid, influenza dan sakit morbili
  • Perubahan tekanan atmosfer
    Caisson disease (pada penyelam)

Sebaiknya Anda membawa anak Anda ke dokter untuk memastikan apakah mimisan yang dialami anak Anda hanya mimisan yang ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya, atau berkaitan dengan kondisi lain terkait kondisi jatuh sebelumnya (misalnya ada patah tulang hidung, dsb). Dengan demikian dapat dipastikan penyebab dan penanganannya yang sesuai. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar