Sukses

Sakit di Bagian Leher

15 May 2017, 05:09 WIB
Wanita, 21 tahun.

Doc saya mau bertanya. Kenapa leher saya suka sakit di sebelah kanan. Kalau ingin menarik nafas suka sakit leher nya. Itu penyababnya karena apa doc.

Terima kasih telah bertanya tentang sakit di bagian leher melalui fitur Tanya Dokter. 

Dari deskripsi singkat Anda, kemungkinan Anda mengalami nyeri kepala tipe tension (selanjutnya disebut tension-type headache/TTH).

Pada TTH terdapat nyeri kepala tumpul, rasa seperti ada yang menekan/mengikat di sekitar dahi atau belakang kepala hingga leher. Jenis sakit kepala ini seringkali disebabkan karena stress dan paling sering terjadi pada orang dewasa.

Apabila terjadi pada <15 hari dalam sebulan, disebut dengan TTH episodik. Apabila terjadi lebih sering, disebut TTH kronik. TTH kronik dapat dirasakan hingga lebih dari 60-90 hari. Sakit kepala tipe ini dapat berlangsug selama 30 menit hingga beberapa hari.

TTH tipe episodik umumnya timbul secara perlahan, dan sering terjadi pada tengah hari. TTH tipe kronik bersifat hilang timbul dalam periode waktu yang lebih lama. Nyeri dapat makin bertambah atau berkurang sepanjang hari, tetapi tidak pernah benar-benar hilang.

Sakit kepala tipe ini dipicu oleh stress, baik stress pekerjaan, sekolah, keluarga, teman-teman, maupun lainnya. TTH tipe episodik disebabkan oleh kondisi tunggal yang menyebabkan stress atau stress yang sudah bertumpuk-tumpuk. Jika berlangsung setiap hari dapat menjadi kronik.

Jenis sakit kepala ini tidak diturunkan secara genetik dan terjadi karena otot yang menegang di belakang leher dan kulit kepala. Tegangan otot ini muncul karena beberapa hal berikut:

  • Kurang istirahat
  • Postur yang kurang baik
  • Stress emosional/mental, termasuk depresi
  • Kecemasan
  • Kelelahan
  • Rasa lapar
  • Kadar zat besi yang rendah

Jika sudah sering dialami dan mengganggu kualitas hidup Anda, sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk diketahui persis jenis sakit kepala apa. Selain itu, agar diketahui penanganan yang tepat sehingga sakit kepala ini tidak kambuh-kambuhan dan tidak mengganggu kualitas hidup Anda. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Salam.

 

0 Komentar

Belum ada komentar