Sukses

Komplikasi Batu Ginjal

14 May 2017, 06:17 WIB
Pria, 22 tahun.

Dokter saya ingin bertanya, saya kan mempunyai penyakit batu ginjal sejak SMA kelas 2, tapi saya sudah tindak lanjut dengan pengobat dokter dan dokter meminta saya agar di operasi laser (operasi tembak) tindakan tersebut sudah 2 kali ditangani. Tapi sampai sekarang saya belum pernah check up kembali. Saya rasa batu tersebut belum hancur semuanya, sebab setiap saya buang air kecil, bau menyengat yang saya cium pada saat kencing. Kira-kira tindakan apa yang bisa menyembuhkan sekaligus menghilangkan batu ginjal saya? Efek apa jika penyakit tersebut dibiarkan lama? Saya tunggu jawaban dokter, terima kasih ... :)

Terimakasih telah bertanya seputar batu ginjal melalui fitur Tanya Dokter.

Batu saluran kemih merupakan endapan atau kristal dari kalsium (paling banyak), kolesterol, atau asam urat. Batu ini paling sering terbentuk didalam ginjal atau ureter (saluran kemih yang menghubungkan antara ginjal dengan kandung kemih). Namun dapat juga terbentuk dalam kandung kemih ataupun uretra (saluran yang menghubungkan antara kandung kemih dan alat kelamin).

Sebagian orang juga mengalami batu ginjal karena kurang minum atau sering menahan kencing.

Sebagian orang juga memiliki kecenderungan mengalami batu ginjal berulang, yaitu bila:

  • mengonsumsi makanan tinggi protein, rendah serat
  • cenderung kurang aktif bergerak atau harus bed-rest dalam waktu lama
  • memiliki riwayat keluarga dengan batu ginjal
  • memiliki riwayat infeksi saluran kemih berulang
  • memiliki riwayat batu ginjal pertama kali sebelum berusia 25 tahun
  • hanya memiliki 1 ginjal
  • pernah menjalani operasi pemotongan usus

Batu ginjal dapat berukuran dari sekecil pasir hingga sebesar buah anggur. Kebanyakan dari batu ginjal yang terbentuk keluar bersama dengan urin tanpa menimbulkan keluhan. Jika batu ginjal berukuran besar (lebih dari 2-3 mm), barulah dapat menimbulkan keluhan karena tersumbatnya saluran kemih.
Sekitar 90 % dari batu ginjal yang berukuran 4 mm dapat keluar dengan sendirinya melalui urin. Namun, kebanyakan batu berukuran lebih dari 6-7 mm memerlukan intervensi seperti ESWL (extracorporal shock wave lithotripsy) atau 'tembak' atau operasi terbuka.

Untuk kasus Anda, air seni yang berbau menyengat sepertinya disebabkan karena adanya infeksi saluran kemih yang dapat terjadi akibat batu ginjal yang berulang. Infeksi saluran kemih juga bisa membuat kondisi batu ginjal semakin parah. Jadi ini seperti siklus lingkaran setan yang tak terputus bila tidak diterapi dan dicegah. Kami sarankan agar Anda rutin kontrol dengan dokter agar bila ada tanda-tanda batu ginjal dapat terdeteksi sedini mungkin sehingga tidak terjadi infeksi. 

Berikut yang dapat Anda lakukan untuk mencegah batu ginjal:

  • Minum banyak air putih sehingga produksi urin dapat me jadi 2-2,5 liter per hari
  • Diet rendah protein, nitrogen, dan garam
  • Hindari vitamin C berlebih, terutama yang berasal dari suplemen
  • Hindari mengonsumsi kalsium secara berlebihan
  • Konsumsi obat seperti thiazides, potasium sitrat, magnesium sitrat, dan allopurinol tergantung dari jenis batunya

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar batu ginjal. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokt

0 Komentar

Belum ada komentar