Sukses

Bakteri Pada Urinalisis

14 May 2017, 23:21 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok saya mau tanya, bbrp hari lalu saya melakukan medical check up urine dan darah yg hasilnya normal, tapi ada satu hasil yaitu bakteri di urine yg rujukan nya negatif, tapi hasiku positif. Apa perlu dilakukan cek lebih lanjut dok?

Terima kasih atas pertanyaan Anda terkait adanya bakteri pada pemeriksaan urin melalui fitur Tanya Dokter.

Adanya bakteri pada pemeriksaan urin atau urinalisis dapat menunjukkan adanya infeksi saluran kemih, namun bisa juga merupakan kontaminasi tabung penampung urin. Bagaimana dengan nilai leukosit, nitrit, dan LEA pada hasil urinalisis tersebut?

Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.
Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Untuk sementara, Anda dapat mencoba mengatasinya dengan banyak minum air putih. Bawalah hasil urinalisis tersebut ke dokter. Dokter dapat memberikan terapi antibiotika bila memang diperlukan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan terkait bakteri pada pemeriksaan urin. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar