Sukses

Diare Pada Anak

14 May 2017, 20:44 WIB
Pria, 31 tahun.

Malam dok,,,, Saya mau tanya,,??? Anak saya usia 2 tahun kurang,knapa dia BAB nya sering,kadang sehari 3x,,tekturny kental,,saya khawatir brrat bdan dia g naik,naik,,dikarenakn sering BAB,,apa pencernaan dia terganggu,,atau susu formula yg g cocok,??!mohon bantuan nya dok Terima kasih

Terima kasih telah bertanya tentang diare pada anak melalui fitur Tanya Dokter.

Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) , persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam.

Karena Anda sempat menyebutkan gejala yang Anda alami juga meliputi demam, ada kemungkinan Anak Anda membutuhkan pengobatan antibiotik atau obat lain yang lebih spesifik menyerang penyebab diare pada anak Anda. Untuk beberapa obat memang dapat timbul efek samping diare, maka dari itu kami pun perlu tau obat apa yang diberikan.

Selain pengobatan, penting juga untuk mengganti cairan yang keluar karena diare dengan mengkonsumsi air atau oralit.

Untuk pengobatan yang tepat dan sesuai penyebab, silahkan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis anak.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang diare pada anak. Terima kasih.

Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar