Sukses

Tidak Terasa Mau BAB dan BAK Setelah Jatuh

14 May 2017, 13:04 WIB
Pria, 31 tahun.

Kenapa ya dokter saya setelah jatuh dari ketinggihan,saya jadi gak terasa klaw BAK/BAB dok.... Terus langka apa yang harus saya lakukan biar bisa terasa lagi klaw mau BAK/BAB.. Makasih dok....

Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah Anda masih bisa menahan BAB dan BAK atau tidak bisa ditahan sama sekali? Sejak kapan keluhan ini dirasakan? Apakah BAB dan BAK keluar sendiri saat batuk, tertawa, bersin, menaiki tangga? Apakah ada keluhan nyeri BAK?

Tidak dapat mengontrol berkemih (inkontinesia urin) atau buang air besar (inkontinensia alvi) dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

 

  • Usia tua
  • Jumlah persalinan yang banyak
  • Berat badan berlebihan
  • Diabetes melitus
  • Riwayat operasi kandungan
  • Infeksi
  • Trauma pada perut dan panggul
  • Cedera tulang belakang
  • Penyakit stroke, parkinson, demensia

Inkontinensia terjadi karena adanya permasalahan pada otot dan syaraf yang bekerja untuk menahan atau melepaskan urin. Tubuh menyimpan urin di dalam kandung kemih. Kandung kemih menyatu dengan uretra, sebuah saluran yang menyalurkan urin ke luar tubuh.

Selama berkemih, otot di dinding kandung kemih berkontraksi, memberi tekanan kepada urin untuk keluar dari kandung kemih menuju uretra. Di saat yang bersamaan, otot sfingter di sekitar uretra menjadi berelaksasi, sehingga urin dapat keluar dari tubuh.

Inkontinensia akan terjadi jika otot kandung kemih tiba-tiba berkontraksi atau otot sfingter tidak terlalu kuat untuk menahan balik tekanan dari urin. Maka urin akan "lolos" dengan tekanan yang lebih rendah dibandingkan dengan seharusnya jika otot mengalami kerusakan, menyebabkan perubahan pada posisi kandung kemih. Obesitas yang dihubungkan dengan peningkatan tekanan perut dapat memperburuk inkontinensia. Maka penurunan berat badan mungkin dapat mengurangi derajat beratnya inkontinensia.

Sudahkah Anda mencoba memperkuat otot sfingter dengan latihan kegel. Latihan kegel ini mungkin dapat berguna. Cara melakukannya adalah:

 

Langkah pertama, posisi duduk atau berbaring, cobalah untuk mengkontraksikan otot panggul dengan cara yang sama ketika kita menahan kencing. Anda harus dapat merasakan otot panggul anda meremas uretra dan anus. Apabila otot perut atau bokong juga mengeras maka anda tidak berlatih dengan otot yang benar

Ketika anda sudah menemukan cara yang tepat untuk mengkontraksikan otot panggul maka lakukan kontraksi selama 10 detik, kemudian istirahat selama 10 detik

Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai 10-15 kali per sesi. Sebaiknya latihan ini dilakukan 3 kali sehari

Latihan kegel hanya efektif bila dilakukan secara teratur dan baru terlihat hasilnya 8-12 minggu latihan teratur

Untuk memastikan penyebab terjadinya inkontinensia pada Anda, periksakan kepada dokter bedah urologi dan saraf untuk pemeriksaan yang lebih seksama. Pada saat pemeriksaan, akan ada beberapa tes untuk menentukan penyebab kelainan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar