Sukses

Cuci Darah

13 May 2017, 19:20 WIB
Wanita, 64 tahun.

Malam dokter.... Saya sudah melakukan cuci darah 13 kali. Karena di vonis dokter fungsi ginjal Hannya tinggal 10%. Pertanyaan saya apakah saya masih bisa untuk berhenti cuci darah....?? Dan apakah betul penyakit seperti saya dilarang memakan buah-buahan....?? Terima kasih dokter.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terimakasih telah bertanya tentang Cuci Darah melalui fitur Tanya Dokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Ginjal merupakan sepasang organ di dalam tubuh yang berfungsi di dalam metabolisme racun yang terdapat di dalam darah dan mengeluarkannya via urin. Ginjal sendiri juga berfungsi sebagai absorpsi atau penyerapan beberapa zat dan mineral tertentu dalam tubuh. Penyakit gagal ginjal terbagi menjadi gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronik. Gagal ginjal kronik terbagi menjadi 5 Stadium yang dibagi berdasarkan Laju Filtrasi Glomerolus.

* Stadium 1 (Kerusakan ginjal dengan LFG normal (90 atau lebih)).
* Stadium 2 (Kerusakan ginjal dengan penurunan ringan pada LFG (60-89)).
* Stadium 3 (Penurunan lanjut pada LFG (30-59)).
* Stadium 4 (Penurunan berat pada LFG (15-29)).
* Stadium 5. (Gagal ginjal terminal (LFG dibawah 15)).

Saat ginjal kita tidak bekerja cukup untuk menahan kehidupan kita, kita akan membutuhkan tindakan cuci darah atau pencangkokan ginjal sebagai terapi pengganti ginjal.
Hemodialisa adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih oleh para penderita GGT. Pada prinsipnya terapi hemodialisa adalah untuk menggantikan kerja dari ginjal yaitu menyaring dan membuang sisa – sisa metabolisme dan kelebihan cairan, membantu menyeimbangkan unsur kimiawi dalam tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. Bahasa awam hemodialisa adalah cuci darah. Gangguan ginjal atau gagal ginjal kronik tahap akhir atau tahap 5 (sudah dilakukan cuci darah), berarti kedua ginjal tidak mampu lagi berfungsi sempurna yang mengakibatkan tumpukan hasil sisa metabolisme di dalam tubuh yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Untuk mengetahui derajat dari kerusakan ginjal diperlukan pedoman dari hasil lab yaitu melihat dari creatinin dan ureum baru kita dapat menghitung LFG (laju filtrasi glomerulus). Pada gagal ginjal yang tahap akhir memang obatnya hanya dengan cuci darah berserta diet yang tepat. Namun bisa juga dilakukan transplantasi ginjal. Untuk sembuh memang sulit oleh karena sudah terjadi kerusakaan ginjal yang berat.

Karena itu apabila Anda bertanya apakah seorang yang sudah cuci darah perlu dilakukan seumur hidup, maka jawabannya adalah tergantung derajat keparahan penyakit ginjal. Jika penyakit ginjalnya sudah tahap akhir, maka cuci darah akan dilakukan seterusnya. Terlambat cuci darah maka berisiko menimbulkan berbagai gejala akibat tertahannya bahan yang seharusnya terbuang melalui cuci darah. Gejala pasien bisa bervariasi, namun dapat berupa sesak nafas, atau penurunan kesadaran. Terkait buah - buahan, tentu saja Anda masih boleh makan buah namun memang dibatasi. Karena buah mengandung cairan dan penderita gagal ginjal perlu membatasi cairan yang masuk. Pembatasan cairan bisa berbeda - beda setiap individu. Anda dapat berkonsultasi lebih detail dengan dokter spesialis gizi terkait hal ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Cuci Darah. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar