Sukses

Penanganan Sarkoma Kaposi

09 May 2017, 21:27 WIB
Pria, 22 tahun.

Saya di diagnosa hiv dan sudah menjalani terapi arv(fdc). Yang mau saya tanyakan terdapat bercak/bendol merah yang kemudian menghitam pada saat kempes hal itu timbul dari sebelum saya meminum arv dan setelah saya melakukan terapi arv masi muncul seperti itu. untuk efek samping terapi arv saya sudah tidak merasakan efek samping nya lagi Apakah bercak hitam itu bisa menghilang atau saya harus meminum obat tambahan lagi?

Terima kasih telah bertanya tentang menghilangkan bintik hitam di kulit melalui fitur Tanya Dokter.

Noda hitam atau biasa disebut sebagai hiperpigmentasi memang agak sulit hilang, terkadang dapat memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Flek hitam dapat disebabkan oleh berbagai kondisi seperti terpapar sinat matahari, proses penuaan, bekas luka, bekas gatal-gatal ataupun pengaruh hormonal. Namun, bagi Anda penderita HIV, maka salah satu penyebab bintik kulit yang perlu diperhatikan adalah sarkoma kaposi. Penaganan sarkoma kaposi adalah dengan penggunaan ARV yang teratur.

Mengatasi flek hitam yang timbul dapat diatasi dengan melakukan beberapa perawatan seperti krim hidrukuinon, chemical peeling atau mikrodermabrasi atau dengan menggunakan laser. Pemilihan cara perawatan biasanya berdasarkan berat ringan dan dalamnya flek. Oleh sebab itu, kami sarankan Anda datang ke Dokter spesialis Kulit atau Klinik kecantikan kulit yang disupervisi oleh Dokter yang terlatih, untuk mengetahui sebab yang pasti dan pengobatan yang sesuai untuk flek di wajah Anda.

Saat ini, tindakan yang dapat Anda lakukan adalah mencegah agar flek tersebut tidak bertambah banyak, dengan cara menggunakan:

Sunblock atau tabir surya. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30.
Mengkonsumsi vitamin C
Demikian informasi ini kami sampaikan terkait menghilangkan bintik hitam di kulit, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar