Sukses

Cara Menangani Jerawat dan Muka Berminyak

08 May 2017, 09:30 WIB
Pria, 19 tahun.

Ass,,maaf dok saya mau bertanya,,Apa sih obat yang palung amouh buat kulit saya yg berjerawat,berminyak,serta berkomedo? Karna saya udah cape bngt pke obat ini itu tapi malah tambah bnyak,,mhon penjelasan nya ya dok,,terimakasih Wassalam..

Terimakasih telah bertanya seputar Jerawat menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Ada beberapa faktor yang diketahui berkaitan dengan jerawat:

1.Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

2.stress

3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif

4. Keturunan dari orangtua

5. Bakteri di pori-pori kulit

Penggunaan kosmetik dapat mempengaruhi faktor di atas, misalnya memicu sumbatan pada pori-pori kulit, produksi sebum berlebihan, maupun memicu iritasi yang berkembang menjadi infeksi bakteri dan jerawat. Pilih kosmetik yang sesuai dengan jenis wajah. Dalam memilih kosmetik harus mempertimbangkan keamanan kosmetik tersebut. Bila kulit anda sering berkeringat/ berminyak, maka pilihnya jenis kosmetik yang berlogo 'oil-free'. Jenis kulit yang berminyak adalah jenis kulit yang memiliki kecenderungan untuk mengalami penyumbatan pori-pori, oleh sebab itu kami sarankan Anda memilih produk yang “non-komedogenik” dan “tidak menyebabkan jerawat", yang biasanya tidak mengandung alkohol berlebihan atau tidak mengandung basa sabun berlebihan. Produk-produk kosmetik, tabir surya dan pelembab yang mengandung isopropyl palmitate, isopropyl myristate, butyl stearate, isopropyl isostearate, decyl oleate, isostearyl neopentanoate, isocetyl stearate, myristle myristate, cocoa butter, dan acetylated lanolin, cenderung menutup pori-pori dan dapat memicu terjadinya jerawat. Produk-produk yang mengandung minyak juga dapat menyebabkan jerawat.

Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain dengan menggunakan obat-obatan, juga diperlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stres dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran.

Gunakan sabun untuk membersihkan wajah sesuai dengan pH kulit (5-6,5), karena bila pH sabun terlalu basa (seperti sabun mandi biasa), maka kulit cenderung akan kering dan memicu produksi minyak yang lebih banyak.

Hindari makan-makanan yang dapat memicu peningkatan minyak dalam kelenjar minyak, seperti karbohidrat tinggi yang dapat mempengaruhi kontrol hormonal, produk susu dan juga makanan berlemak.

Kami tetap menyarankan Anda memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diperiksakan secara langsung, sehingga tatalaksana yang diberikan akan lebih tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar