Sukses

Sering Nyeri Kepala dan Nyeri Dada

07 May 2017, 19:56 WIB
Wanita, 39 tahun.

Dokter sy dgn dwi....dada kiri sering sakit trasa nyeri apabila sy membawa beban atau melakukan aktivitas menyetir mtr/mbl..dan skrg leher sampai kepala sering sakit apabila sy melakukan rukuk pd saat sholat tp sakit hanya pd saat bangun tidur..baik siang maupun pagi...mohon pencerahannya..thx

Terima kasih telah bertanya seputar Nyeri Dada dan Kepala menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Dari deskripsi singkat Anda, kemungkinan Anda mengalami nyeri kepala tipe tension (selanjutnya disebut tension-type headache/TTH).

Pada TTH terdapat nyeri kepala tumpul, rasa seperti ada yang menekan/mengikat di sekitar dahi atau belakang kepala hingga leher. Jenis sakit kepala ini seringkali disebabkan karena stress dan paling sering terjadi pada orang dewasa.

Apabila terjadi pada <15 hari dalam sebulan, disebut dengan TTH episodik. Apabila terjadi lebih sering, disebut TTH kronik. TTH kronik dapat dirasakan hingga lebih dari 60-90 hari. Sakit kepala tipe ini dapat berlangsug selama 30 menit hingga beberapa hari.

TTH tipe episodik umumnya timbul secara perlahan, dan sering terjadi pada tengah hari. TTH tipe kronik bersifat hilang timbul dalam periode waktu yang lebih lama. Nyeri dapat makin bertambah atau berkurang sepanjang hari, tetapi tidak pernah benar-benar hilang.

Sakit kepala tipe ini dipicu oleh stress, baik stress pekerjaan, sekolah, keluarga, teman-teman, maupun lainnya. TTH tipe episodik disebabkan oleh kondisi tunggal yang menyebabkan stress atau stress yang sudah bertumpuk-tumpuk. Jika berlangsung setiap hari dapat menjadi kronik.

Jenis sakit kepala ini tidak diturunkan secara genetik dan terjadi karena otot yang menegang di belakang leher dan kulit kepala. Tegangan otot ini muncul karena beberapa hal berikut:

Kurang istirahat
Postur yang kurang baik
Stress emosional/mental, termasuk depresi
Kecemasan
Kelelahan
Rasa lapar
Kadar zat besi yang rendah

 

Terkait dengan nyeri dada anda, 

Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual.

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Jadi, bagaimanakah keluhan nyeri dada anda?

Jika sudah sering dialami dan mengganggu kualitas hidup Anda, sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk diketahui persis jenis sakit kepala apa. Selain itu, agar diketahui penanganan yang tepat sehingga sakit kepala dan nyeri dada ini tidak kambuh-kambuhan dan tidak mengganggu kualitas hidup Anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar