Sukses

Mual Muntah dan Air Liur Berlebih

07 May 2017, 19:59 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya udah seminggu ini mual,muntah disertai air liur bertambah dan saya belum menstruasi 2bulan,saya sudah berobat katanya asam lambung tapi ga kunjung sembuh gimana ya dok?

Terima kasih telah bertanya seputar Mual, Muntah dan air liur berlebih menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Apakah sebelumnya anda pernah berhubungan sexual? Apakah anda sudah menikah?

Bisa jadi yang Anda alami adalah sakit maag atau bila anda sudah pernah berhubungan sexual, anda bisa saja hamil. Sudahkah anda test pack?

Sakit maag dalam dunia medis disebut juga dengan dispepsia. Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia dapat terjadi pada penyakit tukak lambung atau gastritis fungsional (maag). Gastritis fungsional yaitu peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Gastritis fungsional dapat diatasi dengan jadwal makan yang teratur, mengurangi pemicu seperti stres, menghindari makanan yang merangsang asam lambung seperti makanan pedas, asam dan terlalu berbumbu, kopi serta mengonsumsi obat maag bila terjadi kekambuhan akut. Berbeda lagi dengan tukak lambung. Pada tukak lambung terdapat perlukaan di daerah dinding lambung, paling banyak disebabkan oleh bakteri H. pylori.

Bila benar Anda terkena maag maka selain pengobatan oleh dokter maka Anda juga harus melakukan perubahan pola hidup. Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah:

  • Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  • Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.
  • Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari
  • Jangan terlambat makan
  • Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)
  • Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Namun jika perubahan pola hidup tidak membantu, dapat diberikan obat-obatan seperti proton pump inhibitor (omeprazole, pantoprazol) atau antasida. Tentu obat ini hanya dapat diberikan oleh dokter.

Bila anda testpack dan ternyata hasilnya adalah positif, maka kemungkinan dari mual muntah dan peningkatan produksi air liur ini karena anda hamil. Peningkatan air liur saat hamil disebut ptyalism atau sialorrhea gravidarum. Hal ini cukup umum terjadi pada ibu hamil. Dan seringkali dialami pada trimester pertama kehamilan, maupun sebagai gejala hiperemesis gravidarum. Penyebab pastinya belum diketahui, namun diduga berkaitan dengan hal berikut:

  • Fluktuasi hormonal: Level hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh yang meningkat menstimulasi kelenjar yang memproduksi air liur
  • Peningkatan asam lambung: refluks asam lambung dapat terjadi dari lambung menuju kerongkongan selama kehamilan. Hal ini dapat mengiritasi kelenjar liur sehingga air liur semakin banyak diproduksi. Tubuh juga secara otomatis meningkatkan produksi air liur untuk “menetralisir” asam lambung
  • Hiperemesis gravidarum: merupakan kondisi dimana ibu hamil mengalami mual dan muntah berlebihan disertai gejala lainnya. Kondisi ini memerlukan perawatan di RS.
  • Iritasi: iritan seperti asap rokok, infeksi gigi dan mulut, obat-obatan, racun merkuri dan pestisida juga dapat memicu peningkatan produksi air liur
  • Selain itu, ibu yang sedang hamil cenderung mengalami mual, sehingga air liur yang diproduksi lebih sulit untuk tertelan dan dapat memperburuk mual tersebut.

Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Namun sekali lagi, untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Jika keluhan dirasakan sangat berat, tidak membaik dengan obat-obatan mungkin diperlukan pemeriksaan penunjang lain, misalnya endoskopi untuk melihat apakah telah terjadi tukak lambung. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar