Sukses

Apa Itu Cairan Pre Ejakulat?
07 Mei 2017, 17:30 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok... Saya mau tanya... Ketika saya onani selalu keluar cairan bening lengket... Apakah itu normal? Dan itu terjadi saat proses saya beronani sebelum ejakulasi.. Tetapi cairan tidak banyak,tidak berbau. Terimakasih

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Cairan yang keluar saat Anda merasa terangsang dan ereksi disebut cairan pre ejakulasi.

Cairan pra-ejakulasi, dikenal pula sebagai cairan pra-semen, cairan Cowper, madzi, atau pre-cum, adalah cairan kental dan bening yang keluar dari lubang uretra pada penis laki-laki yang terangsang secara seksual. Kandungan cairan ini mirip dengan semen (air mani atau cairan sperma), tetapi tidak memiliki campuran dari kelenjar semen. Cairan yang dihasilkan kelenjar cowper ini dianggap sebagai pelumas alami sekaligus penetral asam. Terdapat variasi volume cairan pra-ejakulasi yang dikeluarkan oleh setiap laki-laki. Pada sejumlah orang cairan ini tidak dihasilkan sama sekali walaupun terangsang.

Cairan Pre-ejakulasi mengandung beberapa bahan kimia yang mirip dengan komposisi air mani. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa air madzi terkadang mengandung sperma yang menyebabkan kehamilan. Sehingga, bagi yang menggunakan teknik senggama terputus dalam mencegah kehamilan ada kemungkinan sperma tetap bisa keluar walaupun sang suami ejakulasi (“keluar”) di luar vagina.

Apa fungsi cairan pre-ejakulasi?

1. Sebagai Pelumas Alami Cairan Pre-ejakulasi berfungsi sebagai pelumas alami saat melakukan aktivitas seksual.

2. Sebagai Rambu-rambu Bagi seorang pria, juga bisa dijadikan tanda bahwa sang istri “sudah siap” ketika dia mengeluarkan cairan ini.

3. Mempersiapkan Jalan Sperma Lingkungan asam pada penis dan vagina ( juga sisa urin di lubang penis) berbahaya dan dapat mematikan sperma. Cairan Pre-ejakulasi dapat menetralkan sisa keasaman dalam uretra yang disebabkan oleh urin dan menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk lewatnya sperma. Demikian juga didalam vagina yang biasanya bersifat asam, sehingga dengan adanya cairan pre-ejakulasi sebelum keluarnya mani (yang mengandung sperma) dapat mengubah lingkungan vagina untuk kelangsungan hidup sperma.

Sedangkan cairan sperma tentu saja cairan yang keluar saat Anda ejakulasi. Cairan ini mengandung banyak sperma yang dapat membuahi sel telur pada wanita.

0 Komentar

Belum ada komentar