Sukses

Luka Pada Penis; Sifilis?

06 May 2017, 20:20 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok saya mau tanya.. Kepala penis saya ada luka bulat tdk sakit dan tidak berlendir... Itu penyakit spilis atau bukan.. Karna saya belum menikah dan tidak melakukan seks

Terima kasih telah bertanya seputar Luka Penis dan Sifilis menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.


Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan, keluhan Anda saat ini adalah luka di kelamin namun informasi yang Anda berikan sangat minim, luka di kelamin mempunyai banyak penyebab, adakah gejala penyerta lain seperti nyeri saat BAK? keluar cairan berwarna dari penis?

Penyebab keluhan luka pada penis bisa saja berkisar dari sumbatan kelenjar, penyakit menular seksual (herpes, sifilis atau kondiloma) atau luka lain seperti luka lecet, luka gatal, luka oleh karena digigit kutu, dan sebagainya. Perlu diketahui ukuran luka, apakah sakit, jumlahnya, letaknya, dan riwayat sebelumnya.

Terkait dengan pertanyaan anda, akan kami jelaskan seputar sifilis.

Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis.

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita. Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian

Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah pemeriksaan skrining untuk penyakit sifilis. Pada orang sehat, hasilnya negatif. Hasil VDRL 1:8 menunjukan positif. Berdasarkan penelitian VDRL positif , dapat disertai dengan hasil positif palsu atau benar-benar positif dengan titer rendah. Hasil positif palsu dapat dibagi menjadi 2 yaitu :

Akut : dapat disebabkan infeksi virus , bakteri , imunisasi , parasit malaria

Kronik : dapat disebabkan oleh SLE , penyakit kardiovaskular , gangguan autoimun dan paling sering (70%) ditemukan pada wanita .

Untuk itu memang perlunya konfirmasi dengan Treponema pallidum aglutination assay (TPHA) . VDRL dan TPHA positif menunjukkan kemungkinan besar positif sifilis. Pengobatan sifilis adalah dengan memberikan antibiotik. Terapi definitifnya adalah dengan penisilin G benzatin yang disuntikan secara intramuskular (pada otot). Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk mendapat pengobatan yang tepat.

Saat ini Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke Dokter karena perlu dilakukan pemeriksaan fisik langsung untuk mengetahui masalah kesehatan Anda. Setelah itu, barulah dapat dilakukan penanganan yang sesuai dan optimal

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar