Sukses

Diare Berulang pada Anak

05 May 2017, 12:07 WIB
Wanita, 35 tahun.

Dok.saya mau tanya anak saya baru umur satu thun tepat tgl 7 nanti.tp sejak umur 11bln kmrn anak saya skt muntah.demam mencret kmrn sempat dirwat inap selama 3hari.stelah plg krmh dia ngulang lg mencret sampai 10 hr. Dan alhmdulilah sembuh seminggu kmudian dia terserang batuk pilek demam trus lgsung sy bw kdokter SpA dicek lab ternyata hb nya rendah 8.7.lekosit nya tinggi.nak skrg malah ngulang mencret lg jd saya harus bagai mn lg saya kshan klu anak saya haru minum obt terus mohon bantuan nya dok trim

Terima kasih telah bertanya tentang diare berulang pada anak melalui fitur Tanya Dokter.

Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) , persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya inflammatory bowel disease.

Diare merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak dan dapat terjadi berulang. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari anak Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam. Selain pengobatan terhadap penyebabnya, penanganan yang paling penting adalah untuk mencegah kekurangan cairan yang hilang dari buang air besar dan muntah dengan memberikan oralit.

Mengingat anak Anda sering mengalami diare perlu dicari penyebab pastinya, apakah terdapat penyakit lain seperti inflamatorry bowel disease atau mungkin adanya intoleransi laktosa yang tidak disadari. Oleh sebab itu, kami sarankan Anda untuk membawa anak Anda ke dokter Spesialis Anak agar dapat dilakukan pemeriksaan sehingga dapat diketahui diagnosis pasti dan diberikan penatalaksanaan yang sesuai.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait diare berulang pada anak. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar