Sukses

KB, Menyusui, dan Gangguan Haid

05 May 2017, 06:12 WIB
Wanita, 32 tahun.

Malam dok, saya mau nanya, sy selama ini menggunakan kontrasepsi suntik yg sebulanan itu tiap bln, namun selama bln januari dan februari sy mengalami bengkak d payudara sy tiap kali sy telat suntik kb, sehingga bidan menyarankan sy untuk tdk menggunakan kb suntik lg. Sy skrg jg sedang menyusui dok anak baru berusia satu thn satu bln. Di bln maret tlg 28 sy masih haid dok, d bln april sy tdk menggunakan kb suntik dn alhasil smpai hari ini sy blm haid dok, sdh sy tes kehamilan tp hasilnya negatif dok. Sy blm mau hamil dlu soalx anak masih kecil. Mksh dok.

Terimakasih telah bertanya seputar KB dan menyusui melalui fitur Tanya Dokter.

Gangguan haid (tidak haid atau terlambat haid) yang Anda alami bisa disebabkan karena Anda masih menyusui. Terutama bila bayi masih berusia di bawah 6 bulan. Hormon prolaktin yang memproduksi ASI akan menekan estrogen sehingga menstruasi terhambat.

Saat menyusui, hisapan bayi menyebabkan perubahan hormonal dimana hipothalamus mengeluarkan Gonadotrophin Releasing Hormone (GnRH) yang menekan pengeluaran Luteinizing Hormone (LH) dan menghambat terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur). Jadi, dapat dikatakan bahwa menyusui merupakan salah satu metode kontrasepsi alami yang sangat efektif  bila memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Ibu sama sekali belum pernah mendapat menstruasi sejak melahirkan
  • Bayi berusia < 6 bulan
  • Menyusui setiap 4 jam pada siang hari, dan setiap 6 jam pada malam hari
  • Makanan tambahan hanya diberikan 5-10% dari total

Angka keberhasilan metoda ini dapat mencapai 98-99,5%. Kehamilan terjadi pada 2 per 100 wanita 6 bulan setelah melahirkan, dan 6 per 100 wanita 6-12 bulan setelah melahirkan. Anda tidak perlu merasa khawatir karena keadaan amenorea atau tidak mendapatkan menstruasi selama menyusui bervariasi setiap individu (antara 3 bulan-2 tahun), dan ini merupakan hal yang normal.  Siklus haid setelah melahirkan  dapat kembali normal dalam waktu 2-24 bulan setelah melahirkan secara perlahan-lahan atau setelah Anda tidak menyusui kembali.

Jika Anda memberikan ASI eksklusif kepada anak Anda(menyusui), maka Anda tidak perlu merasa khawatir karena kemungkinan penyebab belum kembalinya haid Anda adalah karena suatu proses yang normal sebagai hasil penerapan MAL(Metode Amenore Laktasi).

Namun demikian, tetap lebih aman bila Anda menggunakan KB untuk menunda kehamilan sekalipun masih menyusui. Jika tidak ingin haid Anda terganggu atau mengalami efek samping KB hormonal, Anda dapat menggunakan IUD/spiral.

Kami sertakan pula artikel berikut untuk menambah informasi Anda: Cara Memilih Metode Kontrasepsi Sesuai Kebutuhan .

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar