Sukses

Cara Penanganan Insomnia

04 May 2017, 21:23 WIB
Wanita, 21 tahun.

Bismillah, dok, saya punya insomsia yang sudah parah menurut saya dok. saya sudah pernah coba tidak tidur siang, agar malam bisa tidur. tapi tetap tidak bisa. kenapa begitu ya dok?

Terimakasih telah bertanya seputar Insomnia menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Insomnia adalah sebagian dari gangguan tidur, namnu keluhan ini paling sering ditemukan.

Terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut biasanya terjadi bersamaan. Sebagai contoh adalah faktor fisisk tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membuat kondisi fisik senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab dari insomnia, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

1.Cobalah membuat jadwal tidur dengan bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur. Jika anda terbiasa tidur pada jam tertentu, kebiasaan yang sama juga akan muncul malam berikutnya. Selain itu jangan terlalu lama berada di tempat tidur karena akan membuat tidur yang tidak sehat.

2.Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari karena mengandung zat yang membuat kita sulit tidur.

3. Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.

4. Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang. Sinar lampu akan membuat otak menerima pesan sebagai tanda untuk tetap terjaga.

5. Relaksasi dengan membuat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.

6. Berpikir positif.

7. Perbanyaklah mengonsumsi makanan produk hewani, seperti susu, keju, daging, atau ikan. Makanan tersebut mengandung tryptophan, yaitu jenis asam lemak yang menghasilkan serotonin dan mengendurkan syaraf pada pusat otak.

8. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.
Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.

Bila anda sudah melakukan cara-cara diatas, ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter terkait dengan maslaah anda. Bila ditemukan kelainan fisis, maka tatalaksana akan disesuaikan dengan penyakit anda. Bila penyakit anda mengarah pada gangguan psikis, maka kami sarankan agar anda menemui dokter spesialis jiwa terkait dengan keluhan insomnia anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar