Sukses

Letak Plasenta Di Bawah

04 May 2017, 13:19 WIB
Wanita, 30 tahun.

Mau tanya ni dok, saya kan punya anak balita 2,5 tahun,sekarang sedang hamil 28 minggu,saya seringnya ngeloni anak dengan posisi miring k kanan,, soalnya klu d ajak tukeran posisi anak saya ga mau,,trs kmrn abis pemeriksaaa.n rutin k dokter posisi bayi saya normal dengan berat 1300 gr ,air ketuban jernih tetapi posisi plasenta d bawah,, yg saya mau tanyakan bahaya kah posisi plasenta d bawah dan ada hubungannya tidak dgn posisi tdr miring k kanan,, terima kasih

Terima kasih telah bertanya tentang letak plasenta di bawah menggunakan Fitur Tanya Dokter. 

Kondisi yang Ibu alami dalam dunia medis disebut dengan plasenta previa. Plasenta Previa adalah suatu kondisi dalam kehamilan dimana plasenta berada pada lokasi yang tidak seharusnya yaitu di segmen rahim bagian bawah atau dekat dengan jalan lahir meskipun perkembangan janin sudah memasuki triwulan ketiga. Ibu yang memiliki plasenta previa memang harus ditangani secara ekstra hati-hati. Salah satu komplikasi tersering yang dapat terjadi pada keadaan ini adalah bayi lahir prematur serta perdarahan hebat pada ibu.

Seiring dengan membesarnya ukuran rahim, posisi relatif plasenta memang masih dapat berubah/bergeser ke atas. Teknologi USG 2 dimensi sudah cukup untuk melihar gambaran plasenta. Bila pada pemeriksaan USG yang terakhir, plasenta terlihat menutupi jalan lahir (serviks), maka pemeriksaan USG ulang sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu untuk melihat apakah letak plasenta telah bergeser. Bila gambarannya kurang jelas, dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan USG lewat vagina. Sedangkan bila plasenta tidak menutupi serviks, pemeriksaan USG ulang dapat dilakukan pada usia kehamilan 34 minggu.

Secara umum berikut adalah penanganan pada ibu hamil dengan plasenta previa:

1. Evaluasi kondisi ibu dan janin bila/setelah perdarahan terjadi
2. Bedrest (istirahat) total
3. Menghindari hubungan seksual sampai hasil USG ulang menunjukkan perpindahan plasenta ke tempat seharusnya
4. Pemeriksaan USG teratur setiap 4 minggu
5. Pasien dapat melakukan kegiatan sehari-hari namun tidak boleh berlebihan
6. Kewaspadaan untuk terjadinya perdarahan lagi
7. Perawatan di rumah sakit apabila terjadi perdarahan berulang atau sudah saatnya untuk melahirkan
8. Operasi kaisar

Kami menyarankan agar Ibu kontrol rutin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang merawat Ibu sehingga kehamilan dapat terpantau dengan baik.

Demikian penjelasan tentang letak plasenta di bawah yang dapat kami berikan. Semoga membantu

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar